Berita

Berita Utama
Wacana Pembuatan Raperda Pemenuhan Hak Buruh Lokal Didorong
Satya Nugraha 9 Agustus 2022
144
Berita Utama
Raperda Kepemudaan untuk Perluas Ruang Bagi Pemuda Agar Berdaya Saing
Satya Nugraha 9 Agustus 2022
227
Berita Utama
Sapto : Perda Perlindungan Lahan Pertanian Kaltim Perlu Diperbaharui
Satya Nugraha 8 Agustus 2022
148
Berita Utama
Makmur Silaturaahmi Bersama Tokoh Agama Islam di Kaltim
admin 4 Agustus 2022
334
Berita Utama
Ketua DPRD Kaltim Sambut Kedatangan Watimpres Ke Benua Etam
admin 4 Agustus 2022
176
Berita Utama
Perda Perlindungan Lahan Pertanian Kaltim Perlu Diperbaharui
admin 4 Agustus 2022
190
Berita Utama
Sarkowi : Pansus Berusaha Selamatkan Bahasa Lokal Dari Kepunahan
Satya Nugraha 3 Agustus 2022
137
Berita Utama
Pertemuan dengan Komisi IV, PMI Minta Dukungan APBD Kaltim
Satya Nugraha 3 Agustus 2022
158
Raperda Kepemudaan untuk Perluas Ruang Bagi Pemuda Agar Berdaya Saing
Berita Utama 9 Agustus 2022
0
SAMARINDA. Anggota Pansus Layanan Kepemudaan DPRD Kaltim Fitri Maysaroh menyebut, Raperda kepemudaan dibuat untuk memberikan ruang yang luas bagi pemuda Kaltim untuk pengembangan dan mempersiapkan pemuda yang berdaya saing dan berdaya guna. “Kita inisiatif membuat Raperda ini agar pemuda mendapatkan ruang yang signifikan dan dukungan alokasi anggaran yang proporsional dengan kebutuhan mereka,” ujarnya pada awak media beberapa waktu lalu. Legislator dari partai PKS ini menilai, hingga saat ini dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terhadap pemuda masih sangat minim. Padahal pemuda masuk dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. “Ternyata dukungan anggaran hanya untuk olahraga, sedang pemudanya sendiri mengeluh hanya sedikit. Sehingga korelasi dengan visi misi Gubernur tidak sinkron. Makanya Raperda ini dibuat untuk mengubah pemikiran yang 2ada,” katanya. Untuk itu kata Fitri, pihaknya akan mengundang pihak terkait untuk kembali membahas mengenai apakah perlu dilakukan revisi dalam RPJM Kaltim. “Kita perlu bicara dengan Bapenda, apakah perlu revisi RPJMD. Setelah itu kita plot ke OPD yang tidak hanya diperuntukkan olahraga saja, tapi Dinas Pendidikan juga,” katanya. Dia menambahkan, dengan tahap kerja Pansus yang sudah berjalan selama sebulan ini, Pansus juga akan membahas mengenai objek Perda. “Setelah itu kita ramu draf sesuai kebutuhan lokal, lalu kita kembali per pasal,” pungkasnya. (adv/hms7)