Warga Tak Mampu Bisa Dapatkan Bankum Gratis

Senin, 12 April 2021 394
Anggota DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda No. 05/2019 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum di Balikpapan

Balikpapan. Menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah di RT 55 Kelurahan Batu Ampar Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud, mengimbau untuk melengkapi syarat agar bisa mengakses Bantuan Hukum yang dibiayai dari APBD Kaltim. "Sesuai Perda Provinsi Kaltim Nomor 05 Tahun 2019  tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, bantuan dapat diberikan dengan syarat yang telah diatur. Yang pasti syaratnya ber-identitas warga Kalimantan Timur, memiliki surat tidak mampu. Untuk dokumen dan kelengkapan lain dapat dikonsultasikan saat mengajukan ke lembaga bantuan hukum yang ditunjuk," ungkap Hasanuddin, Sabtu (10/4).

Sosper yang menghadirkan Narasumber Advokat Saud Marisi ini, Saud menjelaskan terkait Bantuan hukum ini masyarakat Bisa membantu mensosialisasikan kepada kerabat maupun Saudara lain yang berdomisili di Kalimantan Timur. "Semua warga Kalimantan Timur yang tidak mampu memiliki hak untuk mendapat Bantuan Hukum yang dibiayai oleh pemerintah Ini. Sesuai tujuan Perda menjamin bantuan hukum yang dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh masyarakat. Terutama Masyarakat tidak mampu yang seringkali tak hanya terbatas dalam menjangkau biaya membayar pengacara ketika berhadapan dengan masalah hukum, namun juga terbatas pengetahuan tentang hukum," urainya.

Dalam Sosper tersebut, sejumlah pertanyaan Dan diskusi disampaikan oleh warga yang hadir. Seperti persyaratan kategori tidak mampu,  permasalahan hukum apa saja yang Boleh menggunakan Bantuan hukum ini. Hingga persyaratan dokumen apa saja yang diperlukan ketika merasa memerlukan bantuan hukum.

Hasanuddin Mas'ud mengapreasiasi kehadiran warga yang menyambut baik atas Perda ini, ia juga mendorong agar warga tidak ragu untuk memanfaatkan Perda ini untuk menyelesaikan masalah hukum. Bantuan ini  sesuai dengan Konsiderans Undang-Undang Nomor 16  Nomor 2011 yang menyatakan bahwa negara menjamin hak konstitusional setiap orang untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan sama dihadapan hukum. "Pengaturan bantuan hukum juga harus berorientasi pada terwujudnya perubahan sosial yang berkeadilan," sebutnya. (Adv/hms5)

TULIS KOMENTAR ANDA
Ananda Emira Moeis Membuka Pelepasan Pawai Obor
Berita Utama 14 Februari 2026
0
SAMARINDA – Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menghadiri sekaligus membuka acara penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1447 H dan pelepasan pawai obor serta beduq  sahur di Jalan Sejati Gang Kasah 1 Kelurahan Sungai Kapih Samarinda, Sabtu (14/2/2026) malam. Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Seni Hadrah Nur Raya Sungai Kapih tersebut diikuti 14 kelompok beduq sahur, dan juga turut dihadiri oleh Camat Sungai Kapih, ketua RT 21 dan RT 25, tokoh masyarakat dan warga sekitar. Ananda dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai semangat untuk menyambut bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi. “Hari ini di bawah kobaran obor yang nanti akan dinyalakan sebagai simbol, bahwa hari ini kita semua mempunyai hati yang sama, kerinduan yang penuh dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah,” ujarnya. Ia menilai bahwa kegiatan pawai obor ini bukan hanya sebagai acara tahunan biasa saja dan bukan hanya membawa obor sambil berjalan-jalan, melainkan sebagai simbol kobaran api bagi semua untuk menyambut bulan suci Ramadhan, untuk lebih membersihkan diri dan juga untuk lebih meningkatkan ibadah. Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah termasuk dalam salah satu dari tiga konsep Trisakti Bung Karno yaitu berkepribadian dalam kebudayaan. “Terima kasih sudah mendidik generasi penerus bangsa ini mengenalkan kesenian Hadrah, jangan pernah lelah, jangan sampai kesenian ini terlupakan, harus terus menerus disalurkan ilmunya,” kata politisi PDI Perjuangan ini. Kemudian ia berpesan kepada para peserta pawai agar mejaga ketertiban saat pawai di jalan karena ini merupakan syiar Islam, harus damai dan santun. Hal lainnya yaitu untuk menjaga kebersihan selama pawai. “Saya ingin mengucapkan sekali lagi terima kasih untuk semua peserta dan juga semuanya yang sudah hadir terkhusus panitia mudah-mudahan lelahnya menjadi lillah, tabungan akhirat, dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya. (hms8)