Tingkatkan Iman dan Takwa, Melalui Kaltim Bershawalat XI

Jumat, 27 Oktober 2023 102
SHALAWAT : Wakil Ketua DPRD Kalim Sigit Wibowo hadiri kegiatan Kaltim Bershalawat ke-XI
SAMARINDA. Hadir dalam kegiatan Kaltim Bershawalat ke-XI, Jumat (27/10) di Gelora Kadrie Oening, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo menghimbau hendaknya Kaltim bershawalat menjadi momentum dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Shalawat merupakan perintah dari Allah SWT, dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad saw selain menambah pahala tentu saja menambah kecintaan kita kepada baginda penghulu para nabi tersebut,”ucapnya.

Kekhusyuan dalam bershalawat membuat hati menjadi lebih damai dan diharapkan mampu memaksimalkan potensi dalam melaksanakan apa yang menjadi perintah Allah serta menjauhi apa yang menjadi larangannya.

Kegiatan Kaltim Bershawalat ke-XI merupakan rangkaian peringatan HUT ke-58 Bank Kaltimtara. Untuk itu, Sigit mengapresiasi atas berbagai capaian yang dilakukan bank berplat merah itu terhadap peningkatan PAD Kaltim.

“Bank Kaltimtara menjadi BUMD yang memberikan kontribusi besar bagi provinsi, terlebih dengan penambahan penyertaan modal di Tahun 2024 diharapkan mampu lebih maju dan berkembang,”tuturnya.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf saat memimpin shalawat yang dihadiri belasan ribu jamaah menyampaikan pesan agar tidak mudah terpecah belah dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI. (hms4)

 
TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)