Sigit Wibowo : Sosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila Kepada Generasi Muda

3 Juni 2021

HADIRI ACARA : Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo bersama unsur Forkopimda saat menghadiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 diruang Ruhui Rahayu kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/6).
SAMARINDA. Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo bersama unsur Forkopimda menghadiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri Jakarta yang digelar secara virtual diruang Ruhui Rahayu kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/6).

Sigit mengatakan bahwa Pancasila selain sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia juga merupakan suatu falsafah yang harus diyakini dengan sepenuh hati sebagai suatu landasan untuk kemaslahatan hidup.

“Pancasila merupakan suatu keniscayaan yang melekat dengan keadaan rakyat Indonesia yang multikultural,” kata Sigit saat diwawancara usai acara.

Ia mengungkapkan terkait dengan realitas bangsa Indonesia saat ini, yang mana sektor pendidikan Pancasila sangat penting. Perlunya disosialisasikan kepada generasi muda terutama pelajar mengenai nilai-nilai dari Pancasila itu sendiri.

“Saat ini generasi muda kita sudah banyak yang kehilangan jati diri terhadap nilai-nilai Pancasila. Sekarang anak-anak kita lebih paham terhadap digitalisasi, medsos, dan game online, tetapi terkait dengan sejarah bangsa, kemudian dengan pengamalan Pancasila itu sangat berkurang sekali,” ujar Sigit.

Menurutnya, dalam momentum ceremony ini, kita harus memantapkan kembali terutama dalam sektor pendidikan bagi generasi muda, untuk lebih memberikan pemahaman yang lebih baik lagi.

“Kita perlu galakkan sosialisasi dari Pancasila termasuk butir-butirnya kepada generasi muda. Termasuk gaya hidup agar bisa selaras dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” tandasnya. (adv/hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Berita Utama
Wakil Rakyat Kubar Berkunjung Ke Karang Paci
admin 21 Januari 2022
0
SAMARINDA. DPRD Provinsi Kaltim menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kunjungan ini dalam rangka koordinasi terkait pembahasan bantuan keuangan (Bankeu) APBD-P tahun anggaran 2022 Kabupaten Kubar diruang rapat gedung E lantai 1, Rabu (19/1). Rombongan yang dipimpin Ridwai selaku Ketua DPRD Kubar diterima langsung Anggota DPRD Kaltim Ekti Imanuel didampingi Tenaga Ahli Eko Priyo Utomo dan beberapa pejabat struktural. Dikatakan Ridwai, banyak kegiatan yang belum terakomodir di APBD Kabupaten. Kubar masih memiliki persoalan terkait infrastruktur jalan dan ini menjadi prioritas utama untuk mendapatkan bantuan baik dari pusat maupun provinsi. Belum lagi dengan kelanjutan proyek pembangunan jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di kecamatan Melak yang masih terkatung-katung hingga saat ini. Padahal jembatan di sungai Mahakam yang menghubungkan Kecamatan Melak dan Mook Manaar Bulatn itu sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 300 miliar lebih. “Pembangunan jembatan sepanjang 100 meter lebih yang mangkrak sejak 2015 itu terus menjadi perbincangan warga Kubar,” ujar Ridwai. Menanggapi hal tesebut, Ekti Imanuel mengatakan, terkait proyek jalan Samarinda – Kubar, merupakan jalan nasional dan menjadi tanggung jawab pusat. Di tahun 2021 sebenarnya anggaran sudah masuk. Ada tiga segmen MYC yaitu dari simpang Kota Bangun – Resak, kemudian Resak – Damai dan dari simpang Kalteng dan arah perbatasan. “Dan memang yang tidak jalan samasekali ya segmen Kota bangun ini, dan ini sudah banyak disuarakan. Dan informasinya kontraktor yang mengerjakannya adalalah kontarktor dari luar pulau sehingga mereka kurang memahami medannya,” ungkap Ekti. Kemudian terkait dengan jembatan ATJ, lanjut Ekti, ada kesulitan untuk diambil alih dikarenakan dari tempat induknya di Kubar tidak dijalankan. Proses bankeu provinsi tidak mengatur apakah kewenangan provinsi, kewenangan pusat atau kewenangan daerah, namun sertifikat ada sehingga bantuan bisa masuk. “harapan kita, melalui anggota DPRD Kubar bisa mendorong pemkab Kubar menyelesaikan kasus mereka. Karena secara kepatutan kita menghargai pemkab kenapa belum dilaksanakan,” tandasnya. (adv/hms8)