Natal Momentum Iman dan Komitmen Pembangunan

Selasa, 9 Desember 2025 45
Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, meneruskan agenda Safari Natal di Kutai Barat yang digelar pada 9–11 Desember 2025. Adapun gereja yang menjadi tujuan kunjungan meliputi GKII Gemuruh, GKII Efata Sekolaq Muliaq, serta GKE Tering Seberang.
KUTAI BARAT. Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, melanjutkan rangkaian Safari Natal di Kabupaten Kutai Barat yang berlangsung pada 9–11 Desember 2025. Dalam kunjungan tersebut, ia menyambangi sejumlah gereja, antara lain GKII Gemuruh, GKII Efata Sekolaq Muliaq, dan GKE Tering Seberang. Kegiatan ibadah berlangsung hangat dan penuh sukacita bersama jemaat.

Ekti Imanuel menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum spiritual yang mengingatkan setiap keluarga akan kasih Allah yang membawa damai dan pengharapan baru. Ia menyampaikan bahwa Safari Natal ini tidak hanya menjadi ajang perayaan iman, tetapi juga kesempatan untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

“Di tengah situasi ekonomi dan dinamika sosial yang dihadapi masyarakat, nilai-nilai Natal menjadi pengingat bahwa Tuhan tidak pernah jauh dari pergumulan umat-Nya. Damai dan sukacita sejati tidak berasal dari keadaan, tetapi dari kehadiran Kristus dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga, percakapan, dan langkah hidup yang sederhana,” ujarnya.

Selain pesan rohani, Ekti juga menekankan komitmen DPRD Kaltim dalam mendukung peningkatan pelayanan publik. “Pemerintah terus mendorong penguatan layanan pendidikan, beasiswa, dan pembangunan infrastruktur dasar. Kami berkomitmen memperluas program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Melalui Safari Natal ini, Ekti mengajak seluruh jemaat untuk membawa makna Natal ke dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan gereja sebagai bentuk pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Ekti Imanuel menyampaikan harapan agar seluruh program pemerintah menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Acara ditutup dengan doa bersama agar Tuhan Yesus memberkati keluarga, pelayanan, dan seluruh jemaat.(hms9)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)