Kenalkan Wisata Alam di Kubar Pimpinan dan Anggota DPRD Kaltim Dampingi Pj Gubernur Kaltim ke Gunung S KUBAR.

Selasa, 14 Januari 2025 1095
WISATA ALAM : Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel dan Anggota DPRD Kaltim Yonavia mendampingi Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat berkunjung ke Destinasi Wisata Gunung S, Selasa (14/1/2025)

Pimpinan dan Anggota DPRD Kaltim bersama Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim beserta jajaran OPD PemprovKaltim dan Pemkab Kutai Barat mengunjungi destinasi wisataGunung S yang ada di Kampung Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (14/1/2025)

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel didampingi KetuaDPRD Kaltim Hasanuddin Masud, dan Anggota DPRD Kaltim Yonavia menyampaikan, kunjungan Pj GubernurKaltim Akmal Malik bersama rombongan ke Kutai Barat sekaligus mengkampanyekan destinasi wisata yang ada di Kubar, salah satunya Gunung S.

“Kutai Barat menyimpan potensi wisata alam luar biasa. Satu dari beberapa obyek wisata yang ada di Tanaa Purai Ngerimanini adalah Gunung S. Ini pertama kalinya Pj Gubernur datang ke sini, jadi sekalian mengenalkan wisata alam yang ada di Kubar,” ujarnya.

Kampanye wisata alam  dikatakan Politisi Gerindra ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata alam dan menjaga kelestarian lingkungan alam yang ada di Kubarsekaligus upaya menjaga keindahan alam dan keberlanjutan pariwisata

“Di tengah tren global pariwisata berkelanjutan, kita menekankan bahwa pariwisata berkelanjutan bukan sekadar tren, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan alam dan lingkungan,” beber Ekti

Tak kalah penting kata dia, untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Dirinya mendorong pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sarana dan prasaran lokasi wisata, seperti akses jalan maupun fasilitas memudahkan para wisatawan untuk berkunjung.

“Kalau sarana dan prasarana itu terpenuhi, saya yakni jumlah wisatawan yang datang akan meningkat. Ini juga akan berdampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat maupun peningkatan PAD dari sektor pariwisata,” terang Ekti.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat tiba di lokasi mengungkapkan kekagumannya atas keindahan alam Kubar yang melampaui ekspektasinya. “Tempat ini sangat luar biasa indahnya. Destinasi wisata ini sangat baik menjadi alternatif mendukung potensi pariwisata daerah penyangga IKN,” ujarnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya mempersiapkan Gunung S sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan, terutama sebagai penyangga IKN. “Orang nanti pasti juga butuh hiburan. Jangan hanya menyiapkan mall di Balikpapan, tapi wisata rekreasi alam juga harus kita siapkan,” tambahnya.

Akmal mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas dasar, seperti akses air bersih dan listrik, agar wisatawan merasa nyaman. Termasuk pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah untuk memastikan destinasi ini tetap menarik. “Mari kita kelola tempat ini dengan bijaksana. Tetap menjaga kebersihan lingkungan,” pesan Akmal.

Terpisah, Bupati FX. Yapan menyampaikan bahwa Pemkab Kubar telah menyediakan fasilitas dasar untuk mendukung pengelolaan wisata oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis). Menurutnya, Gunung S semakin diminati wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat hari libur. “Di hari libur banyak yang berwisata ke Gunung S, tidak hanya masyarakat Kubar saja, tapi juga ada yang berasal dari luar Kabupaten Kubar,” tandasnya. (adv/hms6)

TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)