Sekretaris DPRD Kaltim Dorong Pejabat Baru Bekerja Profesional dan Berintegritas

Senin, 22 Desember 2025 594
Sekretaris DPRD Kaltim Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur

SAMARINDA. Sekretaris DPRD Kalimantan Timur Norhayati Usman, menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Senin (22/12/2025). Pelantikan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang secara resmi melantik sejumlah pejabat Eselon II, III, dan IV. Prosesi ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai perekat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa ASN harus hadir dengan wajah negara yang peduli, tanggap, dan berkeadaban dalam situasi serta kondisi apa pun. Menjelang tahun 2025, ia menyebut tantangan fiskal, percepatan pembangunan, dan tingginya ekspektasi masyarakat menuntut kinerja birokrasi yang lebih cepat, tepat, cerdas, tuntas, ikhlas, dan tepat sasaran.

Gubernur juga menegaskan beberapa penekanan strategis, di antaranya optimalisasi visi-misi dan program prioritas daerah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan disiplin, profesionalisme, dan integritas ASN, peningkatan sinergi lintas perangkat daerah, serta kepemimpinan yang berorientasi pelayanan publik. Ia menutup sambutan dengan pesan agar jabatan dimaknai sebagai ladang pengabdian dan amal ibadah, bukan sekadar prestise.

Menanggapi kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman menyampaikan harapan pejabat yang dilantik dapat segera bekerja efektif. “Pelantikan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan profesional, berintegritas, serta mampu menerjemahkan kebijakan daerah menjadi pelayanan nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Norhayati.

Ia menambahkan, DPRD Kaltim mendukung penuh upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat sinergi antarperangkat daerah guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. “Kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar seluruh program prioritas daerah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Acara pelantikan ditutup dengan ucapan selamat dari Gubernur kepada para pejabat yang baru dilantik serta pesan persatuan dan toleransi, termasuk ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru bagi ASN yang merayakan. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi penanda awal penguatan soliditas Korps ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menuju terwujudnya Kaltim Sukses dan Generasi Emas. (hms)

 
TULIS KOMENTAR ANDA
Studi Tiru Tata Kelola Migas di Blora. Banggar Menggali Referensi Pengelolaan Sumur Rakyat untuk Optimalisasi PAD dan PI Migas
Berita Utama 6 Juli 2026
0
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan studi tiru ke DPRD Kabupaten Blora, Senin (06/07/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud bersama jajaran, dengan tujuan menggali referensi tata kelola pengeboran dan pengelolaan sumur minyak masyarakat sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rombongan dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, serta Anggota Banggar DPRD Kaltim, Abdulloh dan Baba. Turut hadir Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Kaltim, Iwan Darmawan, Direktur Utama PT Migas Mandiri Pratama Kaltim, Muhammad Iqbal, beserta staf dan tenaga ahli Banggar DPRD Kaltim. Kedatangan rombongan DPRD Kaltim disambut hangat oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora Mustofa beserta jajaran pemerintah daerah dan mitra usaha migas. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai pengalaman Blora dalam mengelola lebih dari dua ribu sumur rakyat yang telah dilegalkan melalui kerja sama dengan Pertamina. Hasanuddin menegaskan bahwa keberhasilan Blora dalam mengorganisasi pengelolaan sumur tua menjadi sumber PAD legal dan aman layak dijadikan contoh. Mekanisme pengawasan, pembagian manfaat ekonomi, hingga upaya meminimalkan konflik sosial dan dampak lingkungan menjadi poin penting yang dipelajari. Selain itu, kunjungan ini juga memperkaya referensi DPRD Kaltim dalam mengawal optimalisasi Participating Interest (PI) 10 persen pada pengelolaan blok migas lepas pantai di Kalimantan Timur, seperti Blok Muara Bakau dan Blok East Sepinggan. Hal ini diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Hasil diskusi menunjukkan bahwa Kalimantan Timur belum masuk dalam skema pengelolaan sumur tua karena belum pernah melaporkan aktivitas pengeboran ilegal kepada pemerintah pusat. Banggar DPRD Kaltim menegaskan perlunya langkah cepat agar potensi migas dapat dikelola secara legal, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi PAD Kaltim.