Hadiri Debat Publik Ketiga Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Hasanuddi Mas’ud Ajak Masyarakat Kaltim Gunakan Hak Suara Pada 27 November Mendatang

Jumat, 22 November 2024 226
APRESSIASI : Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud saat menghadiri Debat Publik Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Pemilihan Tahun 2024, di Grand Studio Metro TV Lt. 3 Jl. Pilar Mas Utama, Jakarta Barat, Jum’at (22/11/2024)
JAKARTA - Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menghadiri Debat Publik Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Pemilihan Tahun 2024, di Grand Studio Metro TV Lt. 3 Jl. Pilar Mas Utama, Jakarta Barat, Jum’at (22/11/2024)

Dengan terlaksananya debat publik ketiga ini, berakhir sudah sesi debat Pilgub Kaltim pada Pilkada 2024. Hasanuddin Mas’ud memberikan apresiasi kepada KPU Kaltim selaku penyelenggara atas suksesnya acara debat yang telah berlangsung.

“Acara debat ketiga ini, alhamdulillah berjalan dengan baik dan sesuai dengan koridor ya. Larangan untuk menyerang pasangan calon (paslon) secara pribadi, fokus pada materi, semua sudah cukup bagus,” kata Hasan, sapaan akrabnya.

Hanya saja kata dia, memang ada beberapa bagian yang perlu pembenahan, seperti akurasi data yang disampaikan panelis, dan data itu dianggap salah oleh salah satu paslon. “Ini harus diklarifikasi, apakah memang data yang disampaikan panelis salah, atau anggapan paslon yang menyalahkan itu yang justru keliru. Karena ini menyangkut kredibilitas KPU sebagai penyelenggara,” terang Hasan.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim, agar pemilihan kepala daerah berjalan lancar, para pendukung dan simpatisan paslon, tetap kondusif dan saling menjaga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ayo ke TPS pada 27 September 2024, gunakan hak suara kita. Siapapun yang terpilih nantinya, silaturahmi tetap berjalan dan masyarakat Kaltim tetap bersaudara. Pilgub hanyalah pesta demokrasi, yang harus dirayakan dengan riang gembira,” seru Hasan.

Sementara itu, Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris dalam sambutannya menyatakan, bahwa debat ini tak hanya menjadi penentu bagi para pasangan calon, tetapi juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk semakin yakin dalam menentukan pilihan.

“Semoga debat ini bisa meyakinkan masyarakat untuk datang dan menggunakan hak pilihnya pada 27 November nanti. Kami menargetkan tingkat partisipasi sebesar 77,5 persen, sesuai target nasional,” kata dia.

Dirinya menambahkan bahwa partisipasi pemilih Kaltim pada Pemilu sebelumnya yang digelar Februari lalu, telah melampaui target nasional dengan angka 79,81 persen. Hal ini menunjukkan kesadaran politik masyarakat Kaltim yang kian meningkat.

"Ini adalah keberhasilan kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, mulai dari tim perumus, panelis, pemerintah, hingga jajaran keamanan TNI dan Polri," ujarnya.

Sebagai debat pamungkas, momen ini adalah kesempatan terakhir bagi kedua pasangan calon untuk mengutarakan visi mereka. Setiap jawaban, strategi dan argumen mereka akan menentukan keyakinan masyarakat.

Untuk diketahui, pada debat ini, dua pasangan calon (paslon) menunjukkan visi besar mereka, yakni Paslon Nomor Urut 01 Isran Noor dan Hadi Mulyadi serta Paslon Nomor Urut 02 Rudy Mas'ud dan Seno Aji.

Dengan tema "Ekonomi, Pendapatan Daerah, Kebudayaan dan Lingkungan", dua pasangan calon bersiap memperebutkan suara masyarakat Kaltim pada 27 November mendatang, dan tema debat kali ini menjadi strategis untuk mengukur kemampuan masing-masing kandidat. (adv/hms6)
TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)