Hasil Pencarian ""
SAMARINDA. Komisi IV DPRD Kaltim menggelar Rapat Kerja bersama mitra perangkat daerah dalam rangka membahas program prioritas Tahun Anggaran 2026 serta Rancangan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027. Rapat yang berlangsung selama dua sesi ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan sektor kesejahteraan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba, didampingi Wakil Ketua Andi Satya Adi Saputra dan Sekretaris Komisi IV Darlis Pattalongi, serta dihadiri anggota Komisi IV lainnya, diantaranya, Fadly Imawan, Hartono Basuki, Damayanti, Agusriansyah Ridwan, dan Agus Aras. Pada sesi pertama, Komisi IV membahas program bersama Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim. “Rapat kerja ini menjadi forum penting untuk memastikan program prioritas Tahun 2026 dan rencana kerja Tahun 2027 disusun secara realistis, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba. Ketua Komisi IV Baba menekankan pentingnya kejelasan indikator kinerja dan sasaran penerima manfaat, terutama di tengah keterbatasan anggaran. “Di tengah penyesuaian anggaran, kami menekankan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak ada kelompok rentan yang terabaikan,” tegas Baba. Sesi kedua rapat kerja dilanjutkan dengan pembahasan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Dalam sesi ini, Komisi IV menyoroti komposisi belanja OPD agar tetap sesuai ketentuan peraturan perundang- Melalui rapat kerja ini, Komisi IV DPRD Kaltim menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program OPD mitra pada TA 2026 dan Renja 2027 disusun lebih terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada outcome, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim secara berkelanjutan. “Komisi IV akan terus mengawal perencanaan dan pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran, terukur, dan berorientasi pada hasil, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kaltim,” tutup Baba.(hms9)
Selengkapnya
Komisi III DPRD Kaltim Pastikan Progres Ring Road II dan Gedung Pandurata RSUD AWS
Berita Utama 17 Desember 2025
0
SAMARINDA. Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring rekonstruksi Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II) Samarinda serta monitoring lanjutan pembangunan Gedung Perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Kota Samarinda, Rabu (17/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Komisi III meninjau langsung hasil rekonstruksi Jalan Nusyirwan Ismail yang dinilai telah menunjukkan progres signifikan. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza, menyampaikan bahwa secara umum pekerjaan rekonstruksi jalan telah rampung dan berada dalam kondisi yang cukup baik. “Dari hasil peninjauan, progresnya sudah selesai dan alhamdulillah kondisinya cukup baik. Namun demikian, masih terdapat beberapa segmen yang perlu dilakukan pembenahan lanjutan,” ujar Akhmed Reza. Ia menambahkan, Komisi III juga menyoroti pentingnya pembenahan sistem drainase di sepanjang jalan poros Ring Road II tersebut, mengingat masih terdapat sejumlah titik drainase yang belum optimal. “Kami melihat dari sisi drainase masih banyak yang perlu dibenahi. Ini menjadi catatan dan masukan bagi pemerintah provinsi agar ke depan pembangunan drainase di jalan poros Ring Road II ini dapat dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya. Selain itu, Akhmed Reza menekankan perlunya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan dalam penataan lalu lintas, khususnya terkait aktivitas angkutan dengan muatan besar yang melintasi jalur tersebut. “Ke depan diperlukan kerja sama yang lebih baik antara Dinas PU dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan alur lalu lintas di Jalan Nusyirwan Ismail, sehingga jalan ini bisa terkoordinir dengan rapi dan aman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya. Usai melakukan monitoring jalan Ring Road II, Komisi III DPRD Kaltim melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Gedung Perawatan Pandurata RSUD AWS Kota Samarinda. Berdasarkan laporan, hingga 16 Desember 2025 progres pembangunan telah mencapai 99,741 persen, dengan target penyelesaian pada 29 Desember 2025. Gedung Perawatan Pandurata tersebut terdiri dari delapan lantai dan akan difungsikan sebagai ruang rawat inap serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, antara lain kemoterapi, radiologi, hemodialisa, kejiwaan, ICU, ICCU, luka bakar, PICU, NICU, rawat jantung, obgyn/kebidanan, rawat bedah, rawat saraf, penyakit dalam, laboratorium, ruang serbaguna, hingga fasilitas perkantoran. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, berharap agar gedung rumah sakit tersebut dapat segera difungsikan secara optimal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur. “Harapan kami, pembangunan rumah sakit ini dapat segera difungsikan dengan baik untuk melayani masyarakat Kalimantan Timur. Dari sisi fasilitas sudah terpenuhi, tinggal bagaimana pelayanannya ke depan,” ujarnya. Ia juga optimistis keberadaan gedung baru tersebut akan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan RSUD AWS. “Mudah-mudahan dengan rumah sakit yang besar dan lengkap ini, pelayanan kepada masyarakat dapat diakomodir secara lebih maksimal,” pungkasnya.