Berita Utama
Merah Putih Sangasanga ke-79, Muhammad Samsun Tekankan Semangat Juang

KUKAR. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menghadiri upacara parade peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-79 tahun. Kegiatan tersebut mengusung tema “Semangat Juangmu Sebagai Teladan Terbaikku” dan digelar di Lapangan Taman Palagan Sangasanga, Selasa (27/1/2026). Upacara ini turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara, anggota DPRD Kukar, para veteran, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Peringatan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan operet Merah Putih dalam rangka mengenang peristiwa perjuangan Merah Putih Sangasanga ke-79. Peserta upacara terdiri dari unsur TNI dan Polri, Satpol PP, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kukar, serta pelajar se-Kecamatan Sangasanga. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, serta pembacaan teks Pancasila yang dipimpin Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, selaku inspektur upacara. Dalam amanatnya, Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji menegaskan bahwa Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur. “Peristiwa Merah Putih Sangasanga adalah mozaik penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Keberanian masyarakat Sangasanga saat itu menunjukkan semangat luar biasa dalam menentang penjajah yang ingin kembali menguasai wilayah ini,” ujar Seno Aji. Ia menambahkan, sejarah tersebut menjadi bukti bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun atas semangat kolektif seluruh rakyat dari berbagai daerah. “Sangasanga membuktikan bahwa perjuangan tidak mengenal pusat dan pinggiran. Semua anak bangsa memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, Muhammad Samsun menyoroti tantangan kebangsaan di masa kini yang tidak lagi berbentuk penjajahan fisik, melainkan persoalan ketimpangan sosial, disrupsi teknologi, ancaman disintegrasi bangsa, krisis lingkungan, hingga degradasi nilai-nilai kebangsaan. “Tantangan bangsa hari ini berbeda dengan masa lalu. Kita tidak lagi menghadapi penjajahan secara fisik, tetapi menghadapi persoalan sosial, teknologi, dan melemahnya nilai-nilai kebangsaan,” kata Samsun. Ia menekankan bahwa semangat juang Peristiwa Merah Putih Sangasanga harus diterjemahkan dalam kerja nyata. “Semangat perjuangan Sangasanga harus diwujudkan melalui persatuan, toleransi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya. Lebih lanjut, Muhammad Samsun juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam meneruskan nilai-nilai perjuangan. “Pemuda dan pelajar Kalimantan Timur harus tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cinta tanah air, berdaya saing, berintegritas, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kepedulian sosial yang tinggi. Penguasaan IPTEK dan kepedulian sosial merupakan bentuk perjuangan masa kini," pungkasnya. (hms7)

Berita Utama
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud Hadiri Acara Moment 5 Rajab Abah Guru Sekumpul

SAMARINDA – Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menghadiri acara Moment 5 Rajab Abah Guru Sekumpul yang di gelar oleh Majelis Ta’lim Darul Fata di Mushola Istiqomah Jalan Kemuning Loa Bakung Samarinda, Senin (26/1/2026) malam. Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin selaku Khodimul Majelis juga mengundang Al Habib Muhammad Bin Alaydrus dari Kalua, KH. Ali Murtadlo dari Martapura, KH. Ahmad Zaini, Ustadz Imranul Karim yang adalah Qori internasional, dan rombongan Maulid Habsy dari Martapura. Acara diawali dengan pembacaan Ratib Haddad kemudian sholat Magrib berjamaah, dilanjut pembacaan Maulid Habsy dan tahlil, sholat Isya berjamaah kemudian pembacaan Manaqib Abah Guru dan tausyiah. Pada kesempatan itu, Hasanuddin Mas’ud menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, ia juga mengajak kepada warga Samarinda agar terus menjalin silaturahmi dan terus menghidupkan sholawat. “Kami sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan haul sekaligus pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW ini, semoga kita semua mendapat keberkahannya,” ucap Hasanuddin. Tampak hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, serta ratusan jamaah dari berbagai tempat. (hms8)

Berita Utama
Sabaruddin Panrecalle Hadiri HUT Ke-4 FPPI, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan di Kaltim

BALIKPAPAN – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sabaruddin Panrecalle, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) yang digelar di Gema Tani Etam Farm, Balikpapan, Sabtu (24/01/2026). Kehadiran Sabaruddin menjadi bentuk dukungan DPRD Kaltim terhadap peran FPPI dalam menjaga nilai perjuangan sekaligus mendukung agenda strategis daerah, khususnya di sektor ketahanan dan kedaulatan pangan. Kegiatan ini mengusung tema “FPPI Lahir untuk Rakyat, Mendukung Kedaulatan Pangan dan Mengawal Kebijakan yang Berkeadilan”. Melalui momentum tersebut, Sabaruddin menilai pentingnya memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, termasuk dalam menjaga stabilitas pangan di Kaltim. Sabaruddin menegaskan bahwa isu pangan saat ini bukan hanya soal produksi, namun juga menyangkut keberlanjutan, pemerataan, hingga keberpihakan kepada petani dan pelaku usaha di sektor pertanian. Menurutnya, ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat serta menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. “Ketahanan pangan adalah hal yang sangat penting dan harus terus kita perkuat. Ini bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara merata,” ujarnya. Politisi Gerindra itu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan, mulai dari dukungan terhadap petani, penguatan produksi lokal, hingga menjaga stabilitas distribusi. Ia juga menilai momentum HUT FPPI ini dapat menjadi pengingat bahwa penguatan sektor pangan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. “Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, saya yakin ketahanan pangan di Kaltim bisa semakin baik dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(hms9)

Berita Video
Live Record Paripurna

Rapat Paripurna Ke-49 DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur

Rapat Paripurna Ke-48 DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur

Rapat Paripurna Ke-46 DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur

Rapat Paripurna Ke-46 DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur