Komisi III DPRD Kaltim Pastikan Progres Ring Road II dan Gedung Pandurata RSUD AWS

Rabu, 17 Desember 2025 49
Komisi III DPRD Kaltim Kunjungan Lapangan Monitoring Rekonstruksi Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II) dan Monitoring Lanjutan Pembangunan Gedung Pandurata RSUD AWS
SAMARINDA. Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring rekonstruksi Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II) Samarinda serta monitoring lanjutan pembangunan Gedung Perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Kota Samarinda, Rabu (17/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III meninjau langsung hasil rekonstruksi Jalan Nusyirwan Ismail yang dinilai telah menunjukkan progres signifikan. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza, menyampaikan bahwa secara umum pekerjaan rekonstruksi jalan telah rampung dan berada dalam kondisi yang cukup baik. “Dari hasil peninjauan, progresnya sudah selesai dan alhamdulillah kondisinya cukup baik. Namun demikian, masih terdapat beberapa segmen yang perlu dilakukan pembenahan lanjutan,” ujar Akhmed Reza.

Ia menambahkan, Komisi III juga menyoroti pentingnya pembenahan sistem drainase di sepanjang jalan poros Ring Road II tersebut, mengingat masih terdapat sejumlah titik drainase yang belum optimal. “Kami melihat dari sisi drainase masih banyak yang perlu dibenahi. Ini menjadi catatan dan masukan bagi pemerintah provinsi agar ke depan pembangunan drainase di jalan poros Ring Road II ini dapat dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

Selain itu, Akhmed Reza menekankan perlunya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan dalam penataan lalu lintas, khususnya terkait aktivitas angkutan dengan muatan besar yang melintasi jalur tersebut. “Ke depan diperlukan kerja sama yang lebih baik antara Dinas PU dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan alur lalu lintas di Jalan Nusyirwan Ismail, sehingga jalan ini bisa terkoordinir dengan rapi dan aman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya.

Usai melakukan monitoring jalan Ring Road II, Komisi III DPRD Kaltim melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Gedung Perawatan Pandurata RSUD AWS Kota Samarinda. Berdasarkan laporan, hingga 16 Desember 2025 progres pembangunan telah mencapai 99,741 persen, dengan target penyelesaian pada 29 Desember 2025.

Gedung Perawatan Pandurata tersebut terdiri dari delapan lantai dan akan difungsikan sebagai ruang rawat inap serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, antara lain kemoterapi, radiologi, hemodialisa, kejiwaan, ICU, ICCU, luka bakar, PICU, NICU, rawat jantung, obgyn/kebidanan, rawat bedah, rawat saraf, penyakit dalam, laboratorium, ruang serbaguna, hingga fasilitas perkantoran.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, berharap agar gedung rumah sakit tersebut dapat segera difungsikan secara optimal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur. “Harapan kami, pembangunan rumah sakit ini dapat segera difungsikan dengan baik untuk melayani masyarakat Kalimantan Timur. Dari sisi fasilitas sudah terpenuhi, tinggal bagaimana pelayanannya ke depan,” ujarnya.

Ia juga optimistis keberadaan gedung baru tersebut akan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan RSUD AWS. “Mudah-mudahan dengan rumah sakit yang besar dan lengkap ini, pelayanan kepada masyarakat dapat diakomodir secara lebih maksimal,” pungkasnya.
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi Mayapada Hospital Nusantara di IKN, Dorong Standar Layanan Kesehatan Internasional
Berita Utama 26 Februari 2026
0
NUSANTARA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Mayapada Hospital Nusantara, Kamis (26/02/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, didampingi Anggota Komisi IV Fadly Imawan dan Hartono Basuki, serta staf dan tenaga ahli Komisi IV. Rombongan diterima oleh Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri beserta jajaran manajemen, bertempat di kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah IKN yang terus berkembang sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi menyampaikan apresiasi atas kehadiran rumah sakit bertaraf internasional di IKN. “Pada hari ini kami dari Komisi IV DPRD Kalimantan Timur berkesempatan untuk mengunjungi Rumah Sakit Mayapada, salah satu rumah sakit yang bertaraf internasional, yang kini hadir di lokasi IKN. Ini menjadi fasilitas kesehatan kelas internasional bukan hanya untuk masyarakat di IKN, tapi juga masyarakat Kalimantan Timur. Oleh karena itu, keberadaan Rumah Sakit Mayapada ini patut kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan fasilitas yang ada di sini bisa digunakan sebaik mungkin untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat di IKN dan masyarakat Kalimantan Timur secara umum,” ujarnya. Ia menambahkan, standar pelayanan yang diterapkan Mayapada diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi rumah sakit lainnya di daerah. “Mudah-mudahan standar pelayanan Mayapada ini yang kita tahu sangat bagus, bisa menjadi cermin dan ukuran bagi rumah sakit-rumah sakit lainnya, terutama rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut telah resmi beroperasi sejak Oktober 2024 dan terus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. “Kami sudah beroperasional di Ibu Kota Nusantara sejak Oktober 2024. Dan kami juga sudah bekerja sama dengan layanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, kemudian Jasa Raharja dan pihak-pihak asuransi lainnya. Harapan kami hadir di IKN ini adalah agar dapat melayani warga yang berada di Kalimantan Timur, agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang berstandar internasional,” jelasnya. Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kaltim berharap terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas layanan kesehatan swasta dalam rangka menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing internasional bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.