Yusuf Mustafa Hadiri Acara Kaltim Berzakat

Senin, 23 Februari 2026 15
ZAKAT : Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa ketika hadir pada acara Katim Berzakat 2026
SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa menghadiri Acara Kaltim Berzakat 2026 di Ruang Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/2/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Baznas Kaltim tampak dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua Baznas Kaltim H. Ahmad Nabhan, Ketua MUI Kaltim KH. Muhammad Rasyid, Forkopimda Kaltim, kepala perangkat daerah Kaltim, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, BUMD, dan muzakki.
Yusuf Mustafa menyampaikan apresiasi dengan digelarnya kegiatan pengumpulan zakat, infaq dan sodakoh oleh Baznas Kaltim.
Hal ini dinilainya sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim dalam sektor pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah dan lain sebagainya.
“Saya harap penerimaan zakat dari tahun ke tahun bisa semakin meningkat,” ujar Yusuf Mustafa yang hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim.
Sementara, H. Ahmad Nabhan dalam laporannya menyebutkan bahwa pada Juli 2025 Baznas Kaltim menerima Rp 900 juta per bulan dan pada akhir tahun antara November-Desember mencapai Rp1,3 miliar per bulan.
Kegiatan diisi dengan penyerahan zakat secara simbolis yang diawali oleh Bankaltimtara dan Perusda MMP. (hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi III DPRD Kaltim Dorong Prioritas Program Dinas Perhubungan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berjalan serta rencana kerja Tahun 2027, bertempat di Gedung D Lantai III, Kantor DPRD Kaltim pada Kamis, (16/4/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Reza Fachlevi, serta Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Sugiono, dan Jahidin. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yuslindo, bersama jajaran, termasuk Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Heru Santosa. Fokus pembahasan diarahkan pada pelaksanaan program tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, khususnya pembangunan infrastruktur strategis di sektor kepelabuhanan, terminal, keselamatan lalu lintas, serta penerangan jalan umum. Keterbatasan fiskal menjadi tantangan sehingga program harus dijalankan secara selektif melalui skala prioritas.   Komisi III menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada, termasuk rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta optimalisasi jembatan timbang. Persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian serius untuk menjaga kualitas jalan provinsi.