Wakil Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Pagelaran Wayang Kulit “Polri untuk Masyarakat”

Jumat, 13 Februari 2026 35
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menghadiri pagelaran wayang kulit Polri untuk Masyarakat yang digelar di BSCC Dome Balikpapan
BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, memberikan apresiasi terhadap Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim atas digelarnya pagelaran wayang kulit Polri untuk Masyarakat sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus melestarikan budaya bangsa. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, pagelaran wayang kulit juga menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai moral, kebersamaan, serta kearifan lokal kepada masyarakat,” ujar Ekti pada Jum’at malam (13/02).

Menurutnya, pelestarian budaya tradisional seperti wayang kulit memiliki peran penting dalam memperkuat identitas bangsa serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga merupakan upaya melestarikan budaya wayang yang sarat dengan nilai-nilai filosofis. Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat Kaltim terhadap seni tradisional menjadi alasan dipilihnya wayang kulit sebagai media penyampaian pesan moral. “Melalui pendekatan budaya, kami ingin memperkuat solidaritas dan sinergitas antara Polri dan masyarakat sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis, kultural, dan sosial,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di Kaltim semakin kokoh, sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Adji Muhammad Arifin, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dengan kehadiran ribuan warga yang memadati Lapangan BSCC Dome Balikpapan.

Acara semakin semarak dengan penampilan spesial dari Dalang Ki MPP Bayu Aji, yang membawakan lakon "Semar Mbangun Kahyangan", sinden Niken Salindri, Gareng Semarang, dan Ciblek Banyumasan. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik (doorprize), antara lain lima unit sepeda motor, telepon genggam, televisi, peralatan elektronik, hingga hadiah utama berupa tiket umroh ke Tanah Suci Mekkah bagi masyarakat yang beruntung.(hms9)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi III DPRD Kaltim Dorong Prioritas Program Dinas Perhubungan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berjalan serta rencana kerja Tahun 2027, bertempat di Gedung D Lantai III, Kantor DPRD Kaltim pada Kamis, (16/4/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Reza Fachlevi, serta Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Sugiono, dan Jahidin. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yuslindo, bersama jajaran, termasuk Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Heru Santosa. Fokus pembahasan diarahkan pada pelaksanaan program tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, khususnya pembangunan infrastruktur strategis di sektor kepelabuhanan, terminal, keselamatan lalu lintas, serta penerangan jalan umum. Keterbatasan fiskal menjadi tantangan sehingga program harus dijalankan secara selektif melalui skala prioritas.   Komisi III menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada, termasuk rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta optimalisasi jembatan timbang. Persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian serius untuk menjaga kualitas jalan provinsi.