Tim Renja Evaluasi Rencana Kerja DPRD Kaltim

Selasa, 10 Januari 2023 187
Wakil Ketua Pansus Pembahas Rencana Kerja DPRD Provinsi Kalimantan Timur Rusman Ya’qub, memimpin rapat bersama Sekretariat DPRD Kaltim, Selasa (10/1) di Gedung E Kantor DPRD Kaltim
SAMARINDA. Dipimpin Wakil Ketua Pansus Pembahas Rencana Kerja DPRD Provinsi Kalimantan Timur Rusman Ya’qub, Selasa (10/1) di Gedung E Kantor DPRD Kaltim. Rapat bersama Sekretariat DPRD Kaltim tersebut, secara khusus membahas evaluasi rencana kerja dewan dan membahas rencana kerja dewan tahun 2024.

Rusman mengatakan, pentingnya rapat ini dalam rangka  mengevaluasi sejumlah program yang telah disusun, hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan dan diefektifkan. DPRD Kaltim melalui Tim Renja saat ini juga sedang fokus agar harapan yang ingin dicapai bagi pembangunan di Kalimantan Timur bisa berjalan dengan lancar.

Diungkapkan Rusman, sejumlah masukan juga disampaikan dalam pertemuan tersebut. Seperti sistem digitalisasi, modernisasi sistem sarana dan prasarana teknologi di Sekretariat DPRD Kaltim. Hal ini menjadi upaya untuk mengoptimalkan layanan bagi masyarakat untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang diperlukan.

Selain Rusman, sejumlah Anggota DPRD Kaltim yang hadir yakni Bagus Susetyo, Saefuddin Zuhry, Nidya Listiyono, Sapto Setyo Pramono dan Sutomo Jabir. Sementara itu, hadir pula Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan serta seluruh pejabat struktural di Sekretariat DPRD Kaltim. (adv/hms5)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)