Sinergi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kaltim Hadiri Halal Bihalal Gubernur Kaltim

Selasa, 1 April 2025 27
SAMARINDA. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sapto Setyo Pramono, Abdul Giaz, dan Fadly Imawan hadiri Halal Bihalal hari kedua Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, di Pendopo Odah Etam
SAMARINDA. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sapto Setyo Pramono, Abdul Giaz, dan Fadly Imawan hadiri Halal Bihalal hari kedua Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, di Pendopo Odah Etam, Selasa (1/4).

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud beserta istri menyambut hangat kehadiran para tamu. Tampak hadir Bupati dan Ketua DPRD Paser, Walikota dan Pimpinan DPRD Balikpapan, Bupati dan Pimpinan DPRD Penajam Paser Utara, Sekdaprov Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman, Kapolda Kaltim, sejumlah Perusda, Tokoh Agama, dan lainnya.

Hasanuddin Mas'ud menyambut positif terhadap keinginan Gubernur Kaltim untuk membangun sinergitas yang kuat antara provinsi dan kabupaten/kota.

Menurutnya, hanya melalui sinergitas maka segala kemajuan di berbagai bidang akan mampu dicapai. Termasuk disparitas antara daerah perbatasan dan pedalaman dengan daerah perkotaan.

"Tadi disampaikan pak gubernur, daerah perbatasan memiliki persoalan mahalnya harga sembako, jalan rusak, serta lainnya. Tentu kedepan akan dibangun akses jalan yang mampu memangkas jarak tempuh, ini solusi yang baik" sebutnya. (hms4)
TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)