Reses Perdana Sugiyono, Anggota DPRD Provinsi Kaltim: Menampung Aspirasi Masyarakat untuk Kemajuan Daerah

Sabtu, 2 November 2024 667
Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, melakukan kegiatan reses masa sidang pertama Tahun 2024 di Jln bukit barisan gg 1 kel. Jawa kec. Samarinda ulu kota samarinda, Sabtu (2/11/24).
SAMARINDA. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sugiyono, melaksanakan reses perdana di wilayahnya. Acara yang berlangsung di Kecamatan Samarinda, dihadiri oleh ratusan warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka kepada wakil rakyat mereka.

Sugiyono mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya untuk mendengarkan langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Reses ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi saya untuk mendengar suara rakyat. Sebagai anggota dewan, saya bertekad untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memberikan solusi yang nyata terhadap permasalahan yang ada,” kata Sugiyono dalam sambutannya.

Ia mengharapkan reses ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi sebagai momentum untuk merangkul berbagai ide dan keluhan dari masyarakat yang harus diperjuangkan di DPRD.

Dalam pertemuan tersebut, Sugiyono mencatat sejumlah isu yang disampaikan oleh warga, di antaranya adalah kebutuhan akan peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta pendidikan. Salah satu warga, Rahman, menyampaikan keluhannya terkait buruknya kondisi jalan di sekitar lingkungan mereka. “Jalan-jalan di sini banyak yang rusak, terutama saat hujan. Ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari kami,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sugiyono berjanji akan membawa permasalahan ini ke dalam rapat DPRD dan berupaya proyek perbaikan infrastruktur menjadi prioritas. Ia juga menjelaskan, “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan anggaran dialokasikan dengan baik dan pembangunan infrastruktur dapat segera dilakukan.” ungkapnya.

Selain infrastruktur, Sugiyono mendapatkan masukan mengenai peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Dalam hal ini, Sugiyono menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kemajuan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Kita harus bersama-sama menciptakan program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di Samarinda. Ini adalah investasi untuk masa depan kita,” tambahnya.

Sugiyono memberikan penekanan pada pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang akan dijalankan. Ia mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan dan pelaksanaan program yang diusulkan. “Masyarakat harus menjadi bagian dari proses ini, karena merekalah yang lebih tahu apa yang dibutuhkan dan bagaimana seharusnya program itu dilaksanakan,” katanya.

Reses perdana itu berakhir dengan sesi tanya jawab, di mana warga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada Sugiyono.
Banyak yang mengapresiasi inisiatif ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkala. “Saya berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat. Reses ini akan menjadi agenda rutin saya untuk memastikan semua suara dapat didengar dan diperjuangkan,” tutup Sugiyono.(adv/hms7)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi III DPRD Kaltim Dorong Prioritas Program Dinas Perhubungan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berjalan serta rencana kerja Tahun 2027, bertempat di Gedung D Lantai III, Kantor DPRD Kaltim pada Kamis, (16/4/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Reza Fachlevi, serta Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Sugiono, dan Jahidin. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yuslindo, bersama jajaran, termasuk Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Heru Santosa. Fokus pembahasan diarahkan pada pelaksanaan program tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, khususnya pembangunan infrastruktur strategis di sektor kepelabuhanan, terminal, keselamatan lalu lintas, serta penerangan jalan umum. Keterbatasan fiskal menjadi tantangan sehingga program harus dijalankan secara selektif melalui skala prioritas.   Komisi III menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada, termasuk rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta optimalisasi jembatan timbang. Persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian serius untuk menjaga kualitas jalan provinsi.