RDP Komisi III Bahas Perbaikan Jalan

Selasa, 6 April 2021 1899
PERBAIKAN JALAN : Komisi III DPRD Kaltim saat menggelar rapat dengar pendapat membahas program proyek perbaikan jalan Samarinda menuju APT. Pranoto diruang rapat gedung E kantor DPRD Kaltim, Senin (5/4).
SAMARINDA. Komisi III DPRD Kaltim menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR- PERA Kaltim, Dinas PUPR Kota Samarinda dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) guna membahas program-program perbaikan jalan Samarinda menuju bandara APT. Pranoto diruang rapat gedung E kantor DPRD Kaltim, Senin (5/4).

Sebagai pimpinan rapat Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim H. Baba didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji dan anggota Komisi III DPRD Kaltim diantaranya Mimi Meriam Br Pane, Ekti Imanuel, Baharuddin Muin, Syafruddin, Saefuddin Zuhri, M. Nasiruddin dan Agus Aras.

Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim Aji Fitra Firnanda melalui Kabid Bina Marga Irhamsyah menjelaskan ada dua proyek pembangunan jalan yang dibiayai provinsi. Salah satunya jalan penghubung Samarinda-Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Untuk jalan tersebut dilakukan rekonstruksi jalan dengan panjang 10 kilometer dan untuk anggaran pembangunan jalan tersebut memakan biaya sebesar Rp 29 miliar,” ungkap Irhamsyah.

Menanggapi hal tersebut H. Baba mengharapkan agar berbagai pekerjaan yang dilakukan Dinas PUPR dapat dilakukan dengan baik dan terutama pada aspek pemeliharaannya, terlebih lagi jalan akses menuju bandara yang merupakan pintu gerbang Kaltim.

“Saya harap selain percepatan pembangunan jalan juga agar dapat diperhatikan segi pemeliharaannya, jangan sampai pekerjaan yang sudah menelan biaya yang besar namun cepat rusak,” ujarnya. (adv/hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Ananda Emira Moeis Membuka Pelepasan Pawai Obor
Berita Utama 14 Februari 2026
0
SAMARINDA – Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menghadiri sekaligus membuka acara penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1447 H dan pelepasan pawai obor serta beduq  sahur di Jalan Sejati Gang Kasah 1 Kelurahan Sungai Kapih Samarinda, Sabtu (14/2/2026) malam. Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Seni Hadrah Nur Raya Sungai Kapih tersebut diikuti 14 kelompok beduq sahur, dan juga turut dihadiri oleh Camat Sungai Kapih, ketua RT 21 dan RT 25, tokoh masyarakat dan warga sekitar. Ananda dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai semangat untuk menyambut bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi. “Hari ini di bawah kobaran obor yang nanti akan dinyalakan sebagai simbol, bahwa hari ini kita semua mempunyai hati yang sama, kerinduan yang penuh dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah,” ujarnya. Ia menilai bahwa kegiatan pawai obor ini bukan hanya sebagai acara tahunan biasa saja dan bukan hanya membawa obor sambil berjalan-jalan, melainkan sebagai simbol kobaran api bagi semua untuk menyambut bulan suci Ramadhan, untuk lebih membersihkan diri dan juga untuk lebih meningkatkan ibadah. Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah termasuk dalam salah satu dari tiga konsep Trisakti Bung Karno yaitu berkepribadian dalam kebudayaan. “Terima kasih sudah mendidik generasi penerus bangsa ini mengenalkan kesenian Hadrah, jangan pernah lelah, jangan sampai kesenian ini terlupakan, harus terus menerus disalurkan ilmunya,” kata politisi PDI Perjuangan ini. Kemudian ia berpesan kepada para peserta pawai agar mejaga ketertiban saat pawai di jalan karena ini merupakan syiar Islam, harus damai dan santun. Hal lainnya yaitu untuk menjaga kebersihan selama pawai. “Saya ingin mengucapkan sekali lagi terima kasih untuk semua peserta dan juga semuanya yang sudah hadir terkhusus panitia mudah-mudahan lelahnya menjadi lillah, tabungan akhirat, dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya. (hms8)