Dukung UMKM, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud Tinjau Rest Area PPM

Sabtu, 12 Juli 2025 98
TINJAU : Ketua DPRD Kaltim ketika ikut meninjau rest area di Desa Prangat Baru, Sabtu (12/7/2025)
KUKAR — Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) mendampingi Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam rangka peninjauan wilayah utara, Sabtu (12/7/2025). Rombongan berangkat dari rumah jabatan Gubernur pada pukul 08.34 WITA menuju rest area atau odah singgah Desa Prangat Baru KM 59, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Lokasi tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) “Odah Bekenyawa” yang tengah dikembangkan sebagai pusat ekonomi desa.

Dalam kunjungannya, Hasanuddin Mas’ud menegaskan pentingnya keberadaan rest area ini sebagai penguat ekosistem ekonomi lokal. Tak sekadar menjadi fasilitas istirahat di jalur penghubung Samarinda–Bontang, rest area tersebut juga diharapkan menjadi model pembangunan berbasis kemandirian desa.

“Di sini ada kampung yang memproduksi kopi luwak, dan sudah terkenal luas. Potensi seperti ini harus terus didukung agar pelaku UMKM bisa berkembang,” ujarnya.

Hasanuddin, yang hadir bersama sang istri, Syarifah Nur Fadiah, juga menyampaikan harapan agar keberhasilan Desa Prangat Baru dalam membangun sektor ekonomi lokal dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

“Semoga ke depan, Desa Prangat Baru mampu menjadi barometer perekonomian desa di Kalimantan Timur,” tutupnya.

Tampak hadir dalam kunker tersebut, Anggota DPRD Kaltim dapil IV yaitu Syarifatul Sa’diah dan Apansyah, Ketua TP PKK Kaltim Syarifah Suraidah Harum, Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni, para asisten, serta pimpinan pimpinan perangkat daerah Kaltim. (hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)