Bapemperda DPRD Kaltim Gelar Rapat Internal

Selasa, 7 Januari 2025 672
INTERNAL : Bapemperda DPRD Kaltim ketika melaksanakan rapat internal, Selasa (7/1).
BALIKPAPAN. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kaltim menggelar rapat internal di ruang meeting Grand Jatra Hotel Balikpapan, Selasa (7/1).

Rapat internal tersebut digelar dalam rangka untuk membahas rencana kerja Bapemperda. Memimpin rapat internal, Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Baharuddin Demmu bersama Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan.

Baharuddin Demmu mengatakan bahwa rapat internal ini dimaksudkan untuk membahas program atau rencana kerja yang akan di lakukan Bapemperda selanjutnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, hal ini menjadi penting sebagai langkah awal untuk menjalankan tugas-tugas Bapemperda kedepan. “Karena Bapemperda baru terbentuk, maka ini menjadi panduan kita untuk bekerja,” tuturnya.

Tampak hadir dalam rapat internal, Anggota Bapemperda DPRD Kaltim yaitu Jahidin, Hartono Basuki, Nurhadi Saputra dan Andi Satya Adi Saputra serta tenaga ahli dan staf Bapemperda DPRD Kaltim. (hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Pastikan Sejalan Dengan Prioritas Pembangunan Daerah Panaus TJSL Gelar Raker Lanjutkan Bersama OPD dan Mitra Kerja
Berita Utama 15 April 2026
0
BALIKPAPAN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama OPD dan mitra kerja pada Rabu (15/04/2026). Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari agenda sebelumnya dengan fokus memperkuat sinkronisasi pelaksanaan TJSL.   Rapat dipimpin Ketua Pansus TJSL, Muhammad Husni Fahruddin, bersama anggota Agus Suwandy, Guntur, dan Damayanti. Hadir pula perwakilan OPD serta perusahaan dari sektor pertambangan dan perkebunan untuk memperdalam pembahasan.   Agenda utama adalah memastikan program TJSL benar-benar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Pansus menekankan agar sinkronisasi tidak berhenti pada konsep, tetapi diwujudkan dalam perencanaan yang terstruktur dan berbasis kebutuhan masyarakat.   Selain itu, percepatan pembangunan sistem informasi terpadu TJSL menjadi sorotan penting. Dengan sistem ini, seluruh program TJSL dapat terdata, terpantau, dan mudah diakses publik mewujudkan transparansi dan akuntabilitas demi dampak optimal bagi Kalimantan Timur.