Banmus DPRD Kaltim Gelar Rapat Kerja, Susun Revisi Jadwal Agenda Masa Sidang III Tahun 2025

Jumat, 14 November 2025 44
Raker Banmus DPRD Kaltim di Ruang Rapat Banmus, Kantor DPRD Kaltim, Jumat (14/11/2025).
SAMARINDA - Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Banmus, Kantor DPRD Kaltim, Jumat (14/11/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, dan dihadiri sejumlah anggota Banmus, yakni Yonavia, Didik Agung Eko Wahono, Fuad Fakhruddin, Salehuddin, Subandi, serta Sekretaris DPRD Kaltim, Norhayati US, dan jajaran pejabat struktural, kelompok fungsional, dan kelompok pakar Setwan.  

Agenda rapat membahas revisi kegiatan masa sidang III Tahun 2025, mencakup rapat komisi, badan, panitia khusus pembahasan rancangan peraturan daerah, hingga rapat paripurna. Selain itu, Banmus juga menegaskan pentingnya penjadwalan kegiatan penguatan demokrasi daerah dan serap aspirasi masyarakat di kabupaten/kota se-Kaltim. Penyesuaian ini diharapkan membuat agenda DPRD Kaltim lebih terstruktur, terukur, dan berdampak nyata bagi pembangunan dalam arti luas.
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi III DPRD Kaltim Dorong Prioritas Program Dinas Perhubungan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berjalan serta rencana kerja Tahun 2027, bertempat di Gedung D Lantai III, Kantor DPRD Kaltim pada Kamis, (16/4/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Reza Fachlevi, serta Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Sugiono, dan Jahidin. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yuslindo, bersama jajaran, termasuk Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Heru Santosa. Fokus pembahasan diarahkan pada pelaksanaan program tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, khususnya pembangunan infrastruktur strategis di sektor kepelabuhanan, terminal, keselamatan lalu lintas, serta penerangan jalan umum. Keterbatasan fiskal menjadi tantangan sehingga program harus dijalankan secara selektif melalui skala prioritas.   Komisi III menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada, termasuk rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta optimalisasi jembatan timbang. Persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian serius untuk menjaga kualitas jalan provinsi.