Bahas Agenda Kerja, DPRD Kaltim Gelar Rapat Banmus

Selasa, 27 Februari 2024 107
BANMUS : Sigit Wibowo saat memimpin Rapat Badan Musyawarah (Banmus) bersama Sekretariat DPRD Kaltim di Ballroom Hotel Courtyard By Marriot, Bandung, Selasa (27/02).
BANDUNG. Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim menggelar rapat bersama Sekretariat DPRD Kaltim di Ballroom Hotel Courtyard By Marriot, Bandung, Selasa (27/02).

Memimpin rapat, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Anggota Banmusdiantaranya Abdul Kadir Tappa, Herliana Yanti, A. Komariah, Ali Hamdi dan Siti Rizky Amalia.

Kemudian dari Sekretariat DPRD Kaltim, hadir Sekwan Norhayati Usman, Kabag Persidangan dan Perundang-UndanganMardareta, Kabag Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan Andrie Asdi, dan sejumlah pejabat fungsional Sekretariat DPRD Kaltim.

Sigit Wibowo mengatakan rapat ini digelar guna menyusun Agenda Kegiatan DPRD Kaltim Masa Sidang I Tahun 2024.

Dalam rapat yang dilakukan, Pimpinan dan anggota Banmus DPRD Kaltim membahas beberapa agenda besar DPRD terkait persiapan Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Dua Ranperda Inisiatif DPRD Kaltim dan Penyampaian Nota Penjelasan 4 Ranperda Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Penetapan Pembahas 6 Ranperda oleh Komisi atau Gabungan Komisi atau Pansus dan agenda kegiatan kedewanan lainnya.(hms9)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)