Hasil Pencarian ""
SAMARINDA — DPRD Provinsi Kalimantan Timur resmi membentuk dua Panitia Khusus (Pansus) guna membahas dua Rancangan Peraturan Daerah penting, yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan Ranperda tentang Perlindungan serta Pengelolaan Lingkungan Hidup. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-25 yang digelar di Gedung Utama DPRD Kaltim, Senin (21/7/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua Ekti Imanuel, Ananda Emira Moeis, Yenni Eviliana, Sekretaris DPRD Norhayati Usman, serta Staf Ahli Gubernur Bidang III SDA, Perekonomian, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno yang hadir mewakili Gubernur Kaltim. Agenda rapat meliputi tanggapan fraksi terhadap pendapat Gubernur atas nota penjelasan Ranperda inisiatif DPRD Kaltim tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Jawaban Pemerintah Provinsi terhadap pandangan umum fraksi atas nota penjelasan Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penetapan dua Panitia Khusus (Pansus) pembahas masing-masing Ranperda. Adapun tujuh fraksi DPRD Kaltim menyampaikan tanggapan, di antaranya Fraksi Golkar oleh Salehuddin, Fraksi Gerindra oleh Fuad Fakhruddin, Fraksi PDI Perjuangan oleh Yonavia, Fraksi PKB oleh Sulasih, Fraksi PAN-Nasdem oleh Abdul Giaz, Fraksi PKS oleh Agusriansyah Ridwan, dan fraksi Demokrat-PPP oleh Husin Djufri. Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyatakan bahwa kedua Ranperda tersebut akan dibahas lebih lanjut melalui Pansus DPRD. Ia menekankan pentingnya kajian lintas sektor meliputi aspek pembangunan, sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam proses penyusunan regulasi yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim. Merujuk surat Ketua DPRD Kaltim No. 400.14.5.1/II-1397/Set.DPRD tertanggal 14 Juli 2025, ditetapkan komposisi Pansus yakni, Pansus Penyelenggaraan Pendidikan Sarkowi V Zahry (Ketua), Agusriansyah Ridwan (wakil ketua). Pansus Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Guntur (ketua), dan Baharuddin Demmu (wakil ketua). “Anggota Pansus yang telah ditetapkan diharapkan segera bekerja dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menuntaskan pembahasan ranperda dengan maksimal, mengingat batas waktu pembahasan hanya tiga bulan sesuai tata tertib DPRD Kaltim,” ujar Hasanuddin menutup rapat.(hms8)
Selengkapnya
Sinergi Daerah dan Nasional Bangun Ekonomi Kerakyatan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Hadiri Launching Koperasi Merah Putih
Berita Utama 21 Juli 2025
0
SAMARINDA — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, mewakili Pimpinan DPRD Kaltim, menghadiri peluncuran Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, pada Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pembentukan 80.081 koperasi desa dan kelurahan yang diresmikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Momentum ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong dan kemandirian, yang sejalan dengan komitmen DPRD Kaltim dalam mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput. Dalam kesempatan tersebut, Sapto menyampaikan bahwa koperasi tidak hanya sebagai badan usaha, melainkan sebagai simpul strategis dalam sistem ekonomi rakyat. “Ini bukan sekadar peluncuran simbolik. Koperasi Merah Putih hadir dan disiapkan menyentuh langsung seluruh kelurahan dan desa. Masyarakat tidak lagi menjadi penonton, tetapi pelaku utama pembangunan ekonomi,” ujarnya. Lebih lanjut, Sapto menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai ujung tombak rantai pasok kebutuhan dasar masyarakat. “Mulai dari pangan, bahan baku, gas elpiji, minyak goreng, hingga layanan klinik, semua bisa ditangani koperasi. Ini momentum penting untuk membangun sistem distribusi yang lebih adil dan berpihak pada masyarakat bawah,” tambahnya. DPRD Kaltim, khususnya Komisi II, berkomitmen mengawal regulasi dan anggaran yang mendukung pertumbuhan koperasi serta pelaku UMKM. Sapto juga menyoroti pentingnya peningkatan SDM, pendampingan, dan pengawasan sebagai bagian dari tata kelola koperasi yang profesional dan berkelanjutan. Peluncuran Koperasi Merah Putih Kelurahan Lempake berlangsung serentak dengan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Klaten, Sulawesi Selatan, dan OKU Timur, sebagai pusat kegiatan nasional. Sebelum peluncuran, Sapto bersama Gubernur Harum dan Wagub Seno Aji, Forkopimda Kaltim serta Sekda Sri Wahyuni menyempatkan mengunjungi stan-stan UMKM se Samarinda dan perbankan. Peluncuran ditandai pengguntingan pita Koperasi Merah Putih Kelurahan Lempake oleh Gubernur Harum. Dirangkai penandatanganan 9 PKS antara koperasi dengan BUMN dan BUMD, serta Pemprov Kaltim dengan mitra kerja. (hms6)