Tingkatkan Sinergi, Muhammad Husni Fahruddin ikuti Kunker Pj Gubernur Di Kukar

Senin, 13 Januari 2025 1099
Tingkatkan Sinergi, Muhammad Husni Fahruddin ikuti Kunker Pj Gubernur Di Kukar. Senin (13/01/25)
TENGGARONG. Mewakili Ketua DPRD Kaltim, Anggota DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin hadir mendampingi Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Kunjungan Kerja di SMAN 3 Tenggarong Sebrang dan Sekolah Luar Biasa Tenggarong, Kota Tenggarong, Senin (13/01/25).

Kunjungan Kerja ini juga didampingi Anggota DPD RI Dapil Kaltim Yulianus Henock Sumual, Anggota DPR RI Dapil Kaltim Syarifah Suraidah, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Mas’ud serta Pimpinan Perangkat Daerah terkait lingkup Pemprov Kaltim.

Husni Fahruddin berterima kasih sekaligus mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pj Gubernur Kaltim.
 
“Kami Anggota DPRD Kaltim Dapil IV berterima kasih sekaligus mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pak Akmal Malik selaku Pj Gubernur Kaltim,” ujarnya.

Ia menambahkan, mengapresiasi inovasi yang dilakukan sekolah tersebut dalam membangun greenhouse sebagai sarana pembelajaran bagi siswa.

“Hasil panen ini adalah langkah awal yang luar biasa. Apa yang dilakukan SMAN 3 Tenggarong menunjukkan bahwa memulai dari hal kecil bisa menghasilkan sesuatu yang besar,” tambahnya.
 
Menurut Politisi Golkar ini, keberhasilan harus dimulai dari langkah-langkah kecil. Greenhouse ini, menurutnya, tidak hanya menjadi sarana belajar bertani, tetapi juga media untuk menanamkan nilai-nilai kerja keras dan inovasi kepada siswa.

Harapannya, Semoga Kegiatan ini di harapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi capaian pembangunan, serta mendiskusikan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan Kalimantan Timur yang berkelanjutan.(HMS10)
TULIS KOMENTAR ANDA
Anggota Komisi III Subandi Hadiri Rembug Pengawasan Penguatan Kelembagaan Tata Kelola Pengawasan Pemilu dan Pemilihan
Berita Utama 1 Desember 2025
0
SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi menghadiri kegiatan Rembug Pengawasan serta Penguatan Kelembagaan Tata Kelola Pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang diselenggarakan di Kantor Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang III Setda Prov. Kaltim, Arief Murdiyatno, dan turut dihadiri Ketua Bawaslu Prov. Kaltim Hari Dermanto, Kasubbid I Kamneg Polda Kaltim AKBP Dedi Suwendi, Asisten Intelijen Kejati Kaltim Suhardi, serta perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltim. Forum rembug ini bertujuan memperkuat koordinasi, evaluasi, dan sinergi lintas kelembagaan guna meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan pemilihan ke depan. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang III Setda Prov. Kaltim, Arief Murdiyatno menekankan pentingnya penguatan tata kelola pengawasan pemilu secara komprehensif. “Kita belajar dari pengalaman Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 2024. Kita mengidentifikasi kekuatan, memperbaiki kelemahan, dan merumuskan langkah strategis agar pesta demokrasi ke depan berjalan lebih baik, semakin kredibel, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa Kalimantan Timur memiliki posisi strategis dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga kualitas pengawasan harus meningkat. “Kaltim akan menghadapi dinamika politik yang lebih kompleks. Maka kualitas pengawasan tidak boleh stagnan dan harus naik kelas,” tegasnya. Lebih lanjut, Arief menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi. “Pemilu bukan hanya urusan penyelenggara. Pemilu adalah tanggung jawab kita semua. Partisipasi publik menjadi pilar penting dalam meminimalkan pelanggaran dan menjaga marwah demokrasi,” tambahnya. Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menekankan pentingnya forum rembug seperti ini sebagai upaya memperkuat sinergi sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga demokrasi. “Momentum seperti ini jangan hanya menjadi ajang koordinasi menjelang pemilu. Ini harus menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam menjaga marwah demokrasi, menegakkan integritas pemilu, dan meningkatkan partisipasi publik,” ujarnya. Subandi juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam penetapan persyaratan kontestan pemilu agar tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari. “Baik itu terkait caleg maupun pilkada, syarat dan proses lolosnya seorang kontestan harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak memicu konflik,” katanya. Menutup pernyataannya, Subandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak penyelenggara dan peserta rembug. "Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan forum ini sebagai momentum menjaga integritas pemilu dan menjadikan Kalimantan Timur sebagai contoh praktik demokrasi yang sehat di Indonesia. Semoga kegiatan ini memberi manfaat besar bagi bangsa dan daerah, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur,” pungkasnya.