Syarifatul: Isra Mi’raj Momentum Perkuat Iman

Sabtu, 14 Februari 2026 2
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar
BERAU - Mewakili Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus penutupan Bulan K3 Nasional PT Berau Coal. Acara tersebut berlangsung di Lapangan GOR Pemuda, Sabtu (14/02/2026) malam, dan dihadiri masyarakat dengan antusias.

Kehadiran Syarifatul menjadi bentuk dukungan DPRD terhadap kegiatan keagamaan yang berperan dalam memperkuat nilai spiritual, moral, serta kebersamaan di tengah masyarakat. Tabligh Akbar ini menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Das’ad Latif, yang dikenal dengan ceramahnya yang menyejukkan dan penuh pesan persatuan.

Syarifatul turut mengikuti tausiah yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif. Ia menilai kehadiran sang penceramah mampu memberikan energi positif sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keimanan dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj tidak hanya bermakna sebagai momentum keagamaan, tetapi juga menjadi sarana refleksi dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak cukup diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga dari kualitas iman, akhlak, integritas, serta tanggung jawab sosial masyarakatnya. “Kehadiran Ustaz Das’ad Latif memberikan energi positif bagi masyarakat. Ceramah beliau selalu membawa kesejukan dan menjadi pengingat pentingnya menjaga keimanan serta persatuan,” ujar Syarifatul.

Di akhir kegiatan, ia berharap Tabligh Akbar dan kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan pada momen-momen penting di Kabupaten Berau. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang harmonis dan religius. “Kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin daerah. Ini bagian dari rasa syukur kita atas kemajuan Berau sekaligus wujud komitmen menjaga kerukunan antarwarga,” tandasnya. (hms7)
TULIS KOMENTAR ANDA
Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kaltim, Serahkan Hasil Reses ke Pemprov Kaltim
Berita Utama 23 Februari 2026
0
SAMARINDA - DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-3 pada Senin (23/2/2026), dengan agenda penyampaian laporan hasil reses/aspirasi masyarakat masa sidang I Tahun 2026, penyerahan laporan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, serta sambutan Gubernur Kaltim. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua DPRD Ekti Imanuel, Ananda Emira Moeis, dan Yenni Eviliana, serta Sekretaris DPRD Norhayati US. Hadir pula Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, jajaran Forkopimda, dan Kepala OPD Kaltim. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah juru bicara fraksi menyampaikan hasil reses, di antaranya Salehuddin (Golkar), Abdul Rakhmat Bolong (Gerindra), Yonavia (PDIP), Sulasih (PKB), Baharuddin Demmu (PAN-Nasdem), Laode Nasir (PKS), dan Nurhadi Saputra (Demokrat-Nasdem). Aspirasi masyarakat yang dihimpun mencakup kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, drainase, dan penerangan jalan umum, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan sektor pertanian, perikanan, serta pemberdayaan UMKM dan tenaga kerja lokal. Selain itu, masyarakat juga menyoroti kepastian status lahan di tengah pembangunan IKN serta isu lingkungan akibat aktivitas tambang. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa tujuh fraksi telah menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses masing-masing. Ia menekankan bahwa penyampaian laporan reses dalam paripurna merupakan bentuk komitmen dan pertanggungjawaban konstitusional dewan untuk mengawal aspirasi warga menjadi program nyata pemerintah. “Besar harapan semoga hasil reses/jaring aspirasi masyarakat ini dapat diakomodir pada pokok-pokok pikiran dewan dalam penyusunan anggaran sebagai bentuk tanggung jawab bersama DPRD dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi untuk kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Timur,” tuturnya.(hms4)