Silahturahmi Ketua DPRD Tabalong, Bahas Soal IKN

Kamis, 7 April 2022 275
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menerima kunjungan kerja dan silahturahmi Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Mustafa, Rabu (6/4).
SAMARINDA. Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menerima kunjungan kerja dan silahturahmi Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan Mustafa, Rabu (6/4) di Gedung D Lantai II Kantor DPRD Kaltim. Mustafa menjelaskan kedatangannya membahas banyak hal mulai dari persiapan menghadapi perpindahan Ibu Kota Negara (IKN), konsultasi dan sharing tentang mekanisme pelaksanaan reses dan berbagai hal lainnya. “Silahturahmi dalam rangka membangun komunikasi yang baik sehingga bisa membawa manfaat bagi Tabalong dan Kaltim dalam bentuk kerjasama ataupun program lainnya,”katanya.

Seno Aji menjelaskan bahwa yang menjadi fokus pembahasan dan silahturahmi pimpinan DPRD Tabalong tersebut adalah bagaimana daerah Tabalong dan Kaltim sebagai daerah penyangga IKN bisa berkontribusi aktif. Peran aktif dimaksud adalah bagaimana sumber daya manusia bisa terserap maksimal sehingga benar-benar memberikan banyak manfaat bagi daerah penyangga yang salah satunya penyerapan tenaga kerja.
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)