Seno Aji Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 15 September 2021 115
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, baru-baru ini memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kota Samarinda.
SAMARINDA. Musibah banjir yang melanda Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini memantik perhatian bagi seluruh kalangan khususnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim H Seno Aji.

Sontak, kondisi itupun dirinya segera  turun langsung ke dua titik lokasi banjir yakni di Jalan Gelatik dan Bengkuring di Kecamatan Sempaja Utara dengan membawa sejumlah bantuan. Menurutnya, tentu hal ini dilakukan guna memberi support atau penguatan terhadap masyarakat terdampak banjir setinggi pinggang orang dewasa itu.

“Bantuan ini tidak seberapa kalau melihat penderitaan yang dihadapi warga, tapi apa yang kami lakukan minimal dapat mengurangi beban,” kata Seno Aji yang membawa ribuan bantuan berupa makanan siap saji, obat-obatan dan vitamin.

Politikus Partai Gerindra yang didampingi para kader partainya itu membagikannya kepada sejumlah warga dengan kaki kosong alias jalan di dalam banjir tanpa duduk manis di dalam perahu karet. Seno sangat berharap agar banjir bisa segera turun dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal seperti biasanya. (adv/hms5)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi IV DPRD Kaltim Bahas Rencana Program DPMPD untuk APBD 2027, Tekankan Efektivitas dan Sinkronisasi Program
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim dalam rangka penyelarasan perencanaan program tahun anggaran 2027. Pertemuan yang berlangsung di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Kamis (16/04), menekankan pentingnya efektivitas program di tengah dinamika kondisi fiskal daerah. Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Muhammad Darlis Pattalongi, didampingi Ketua Komisi IV Baba, serta dihadiri jajaran DPMPD Kaltim. Dalam arahannya, Ketua Komisi IV Baba menegaskan bahwa penyusunan rencana kerja tahun 2027 harus dilakukan secara terkoordinasi, terarah, dan terukur agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. “Perencanaan tahun 2027 harus disusun dengan baik dan terkoordinasi, sehingga seluruh program kerja dapat berjalan efektif,” ujarnya. Ia menyoroti tantangan keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada ruang gerak anggaran. Kondisi tersebut menuntut perangkat daerah untuk menyusun program yang lebih selektif, efektif, dan tepat sasaran. “Dengan kondisi anggaran yang terbatas, program yang disusun harus benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya. Dalam pembahasan, Sekretaris Komisi IV Muhammad Darlis Pattalongi juga mencermati komposisi anggaran DPMPD yang masih didominasi belanja rutin, seperti gaji, tunjangan, dan operasional. Sementara itu, porsi belanja untuk program teknis dinilai masih perlu dioptimalkan. Selain itu, beberapa komponen belanja seperti perjalanan dinas, kegiatan pendukung, dan pengadaan barang menjadi perhatian agar dapat disesuaikan dengan prinsip efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan. Komisi IV turut mengingatkan pentingnya perencanaan anggaran yang matang guna menghindari potensi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa). Perhitungan kebutuhan belanja pegawai dan operasional diminta dilakukan secara cermat dan realistis. “Kami berharap tidak ada program yang tertunda akibat perencanaan yang kurang tepat. Semua harus dihitung secara matang dan proporsional,” lanjutnya. Menutup rapat, Baba mendorong DPMPD Kaltim untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana strategis (Renstra) dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah terkini, serta memastikan tidak terjadi tumpang tindih program antarbidang maupun antarperangkat daerah. “Target kita di tahun 2027 adalah efisiensi yang optimal. Program harus tepat sasaran dan saling mendukung, sehingga upaya peningkatan status desa dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(hms9)