Rapat Paripurna HUT Kaltim, Dorong Sinergi Pusat dan Daerah untuk Wujudkan Generasi Emas

Jumat, 9 Januari 2026 62
PARIPURNA : DPRD Kaltim ketika menggelar rapat paripurna dalam rangka peringatan HUT Kaltim ke 69
SAMARINDA – DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-2 dengan agenda peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (9/1/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua I Ekti Imanuel, Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis, dan Wakil Ketua III Yenni Eviliana. 

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltim, serta sejumlah anggota DPRD Kaltim. 

Dalam sambutannya, Hasanuddin Mas’ud menegaskan bahwa kemajuan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kinerja pembangunan di daerah. Menurutnya, jika daerah tidak berproses, maka cita-cita pembangunan nasional tidak akan tercapai. 

“Inovasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah harus terus bertransformasi dan bergerak secara kolaboratif. Penguatan sinergi pusat dan daerah menjadi hal utama dalam menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah,” ujarnya. 

Hasanuddin juga menilai kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan program pembangunan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur. 

Sejalan dengan visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”, Hasanuddin menyebut pembangunan daerah harus inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Program Gratispol dan Jospol yang berbasis desa dan ekonomi kreatif disebut sebagai instrumen strategis memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia dan layanan publik. 

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan kebijakan berkelanjutan, serta konektivitas fisik harus sejalan dengan pembangunan manusia dan teknologi agar siap menghadapi tantangan masa depan menuju visi Indonesia Emas 2045. 

Hasanuddin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kaltim menuntut komitmen dan kerja keras bersama dari pemerintah, swasta, dan seluruh lapisan masyarakat. 

“Kami atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur mengajak kita semua untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi Benua Etam yang kita cintai bersama,” katanya. 

Dengan menjunjung prinsip Ruhui Rahayu, Hasanuddin berharap Kaltim menjadi provinsi yang maju, harmonis, damai, sejahtera, adil, makmur, aman, tentram, serta beradab menuju masa depan yang lebih baik. 

Momentum Hari Ulang Tahun ke-69 Kaltim juga disebut sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial sebagai wujud nyata komitmen menuju Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas. (hms)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi IV DPRD Kaltim Bahas Rencana Program DPMPD untuk APBD 2027, Tekankan Efektivitas dan Sinkronisasi Program
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim dalam rangka penyelarasan perencanaan program tahun anggaran 2027. Pertemuan yang berlangsung di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Kamis (16/04), menekankan pentingnya efektivitas program di tengah dinamika kondisi fiskal daerah. Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Muhammad Darlis Pattalongi, didampingi Ketua Komisi IV Baba, serta dihadiri jajaran DPMPD Kaltim. Dalam arahannya, Ketua Komisi IV Baba menegaskan bahwa penyusunan rencana kerja tahun 2027 harus dilakukan secara terkoordinasi, terarah, dan terukur agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. “Perencanaan tahun 2027 harus disusun dengan baik dan terkoordinasi, sehingga seluruh program kerja dapat berjalan efektif,” ujarnya. Ia menyoroti tantangan keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada ruang gerak anggaran. Kondisi tersebut menuntut perangkat daerah untuk menyusun program yang lebih selektif, efektif, dan tepat sasaran. “Dengan kondisi anggaran yang terbatas, program yang disusun harus benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya. Dalam pembahasan, Sekretaris Komisi IV Muhammad Darlis Pattalongi juga mencermati komposisi anggaran DPMPD yang masih didominasi belanja rutin, seperti gaji, tunjangan, dan operasional. Sementara itu, porsi belanja untuk program teknis dinilai masih perlu dioptimalkan. Selain itu, beberapa komponen belanja seperti perjalanan dinas, kegiatan pendukung, dan pengadaan barang menjadi perhatian agar dapat disesuaikan dengan prinsip efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan. Komisi IV turut mengingatkan pentingnya perencanaan anggaran yang matang guna menghindari potensi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa). Perhitungan kebutuhan belanja pegawai dan operasional diminta dilakukan secara cermat dan realistis. “Kami berharap tidak ada program yang tertunda akibat perencanaan yang kurang tepat. Semua harus dihitung secara matang dan proporsional,” lanjutnya. Menutup rapat, Baba mendorong DPMPD Kaltim untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana strategis (Renstra) dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah terkini, serta memastikan tidak terjadi tumpang tindih program antarbidang maupun antarperangkat daerah. “Target kita di tahun 2027 adalah efisiensi yang optimal. Program harus tepat sasaran dan saling mendukung, sehingga upaya peningkatan status desa dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(hms9)