Penyusunan RKPD Harus Sejalan RTRW

Sabtu, 18 Maret 2023 131
Konsultasi Publik : Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masu’ud, saat mendatangani berita acara hasil Konsultasi Publik RKPD kaltim 2024, di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (16/3/2023)
SAMARINDA. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masu’ud, besera Anggota DPRD Kaltim, Nidya Listiyono dan Puji Setyowati, menghadiri Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024, di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (16/3/2023) Pembahasan RKPD ini melibatkan semua unsur, dari Forkopimda, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Hal ini dimaksud guna perumusan strategi pemerintah daerah, monitoring dan evaluasi.

Dikatakan Hasanuddin Mas’ud, bahwa RKPD ini harus menyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disusun agar tidak terjadi kekeliruan nantinya. “RKPD ini harus terintegrasi dengan perencanaan pembangunan dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota,” ujarnya.

Kemudian kata dia, penyusunan RKPD ini jangan sampai beririsan dengan rencana pembangunan IKN. Ia juga mendorong agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim diperkuat, sehingga sejalan dengan RKPD yang telah disusun pemerintah.

“RKPD harus bisa mengakomodir penguatan program daerah, terlebih pada tiga kabupate/kota penyangga IKN, yakni Balikpapan, Paser dan Kukar. Sebab dengan hadirnya IKN, tentu ada program pendapatan daerah yang akan berubah,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran IKN akan terjadi perubahan yang sangat besar sehingga perlu ada penguatan, jangan sampai Kaltim mengalami ketertinggalan pembangunan. “Saya katakan ini harus terus diperkuat, terutama daerah yang beririsan langsung dengan IKN seperti Balikpapan sebagai pintu gerbangnya,” tambahnya.

Senada, Wakil Gubernur Kaltim menyampaikan bahwa konsultasi publik RKPD ini dilaksanakan, agar menyatukan persepsi seluruh pihak terutama Pemprov Kaltim. Sehingga perencanaan program dengan IKN dapat sejalan.

Bagi Hadi, Pemprov Kaltim selalu siap menerima masukan maupun kritikan. Kapan saja Pemprov siap menerima kritikan dan masukan itu. Karena, apa yang dilakukan Pemprov Kaltim harus terintegrasi dengan IKN. Terutama daerah penyangga.

"Jadi, konsultasi publik ini sangat strategis dilakukan. Karena itu, dalam RKPD juga kami ingatkan agar perlu memikirkan bagaimana pengembangan SDM disiapkan, agar siap secara fisik, mental dan kualitas pengetahuan," pesannya. "Makanya, ke depan Kaltim harus mampu menjadi peletak utama suksesnya IKN," serunya.

Plt Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menjelaskan, Konsultasi Publik mengangkat tema Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Infastruktur Wilayah yang andal untuk percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menjelaskan konsultasi publik diikuti 200 peserta dari OPD Pemprov Kaltim, kabupaten dan kota se Kaltim dengan narasumber dari Kemendagri, Bappenas dan Otorita IKN. (adv/hms6)
TULIS KOMENTAR ANDA
Ekti Imanuel Ajak Jemaat Pererat Kebersamaan Dan Solidaritas
Berita Utama 16 Februari 2026
0
SAMARINDA – Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel menghadiri ibadah perayaan Natal 2025 dan syukuran tahun baru 2026 oleh Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Mazmur, Temindung, Samarinda, Senin (16/2/2026) malam. Ekti Imanuel dalam sambutannya menyampaikan  apresiasi dan rasa bangga kepada Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem yang terus menjaga iman, adat, budaya, dan persatuan di tengah dinamika pembangunan daerah. “Natal mengingatkan kita akan kasih Allah yang nyata melalui kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru selamat. Kasih itu mempersatukan, menguatkan, dan memulihkan,” ujar Ekti. Ia mengajak pada semua jemaat agar dengan semangat Natal, untuk senantiasa mempererat kebersamaan, menguatkan solidaritas, dan terus menjadi berkat bagi sesama. Sebagai bagian dari masyarakat Kaltim, Ekti menyatakan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga harmoni, mendukung pembangunan daerah, serta mewariskan nilai-nilai luhur budaya Dayak Kenyah kepada generasi penerus. “Nilai gotong royong, hormat kepada orang tua, dan kebersamaan dalam komunitas adalah kekuatan yang harus terus kita pelihara,” imbuhnya. “Memasuki tahun baru 2026, mari kita melangkah dengan optimisme dan semangat baru. Tantangan akan selalu ada, namun dengan persatuan, doa, dan kerja keras, saya yakin kita mampu menghadapi setiap perubahan dan membawa kebaikan bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya. (hms8)