KUTAI KARTANEGARA — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel menghadiri Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Selasa (12/05). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna, pengurus Karang Taruna kabupaten/kota se-Kaltim, Forkopimda, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar serta Pimpinan organisasi, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
Ekti Imanuel menilai Temu Karya Karang Taruna menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan di tengah perkembangan daerah yang semakin pesat. Ia berharap forum tersebut tidak hanya melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga mampu mencetak pemimpin muda yang memiliki visi pembangunan dan kepedulian sosial.
“Karang Taruna harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Saya berharap dari forum ini lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Kaltim,” ujarnya.
Ekti juga mendorong agar Karang Taruna dapat mengambil peluang di sektor ekonomi kreatif, UMKM, hingga kewirausahaan. Menurutnya, pemuda tidak hanya harus aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga perlu memiliki kemandirian ekonomi untuk mendukung kemajuan daerah.
“Kita ingin pemuda Kaltim tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Karang Taruna harus mampu melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang siap bersaing dan membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dalam sambutannya menyampaikan Karang Taruna memiliki kekuatan organisasi yang solid sehingga menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan sosial dan kepemudaan di daerah.
“Karang Taruna memiliki struktur yang sangat solid sampai ke tingkat desa. Ini menjadi kekuatan besar yang tidak dimiliki banyak organisasi lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menyongsong perkembangan Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, pemuda harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menjaga solidaritas organisasi, dan menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan sosial di masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing. Pemuda Kaltim harus siap mengambil peran dalam pembangunan daerah dan nasional,” kata Seno Aji.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang OKK Pengurus Nasional Karang Taruna, Ahmad Bahtiar Sebayang menegaskan pentingnya peran Karang Taruna dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah. Ia menyebut Temu Karya harus menjadi tempat lahirnya pemimpin besar masa depan, baik di Kaltim maupun di tingkat nasional.
Kegiatan pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kaltim ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol resmi dimulainya kegiatan.(hms9)
Ekti Imanuel menilai Temu Karya Karang Taruna menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan di tengah perkembangan daerah yang semakin pesat. Ia berharap forum tersebut tidak hanya melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga mampu mencetak pemimpin muda yang memiliki visi pembangunan dan kepedulian sosial.
“Karang Taruna harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Saya berharap dari forum ini lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Kaltim,” ujarnya.
Ekti juga mendorong agar Karang Taruna dapat mengambil peluang di sektor ekonomi kreatif, UMKM, hingga kewirausahaan. Menurutnya, pemuda tidak hanya harus aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga perlu memiliki kemandirian ekonomi untuk mendukung kemajuan daerah.
“Kita ingin pemuda Kaltim tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Karang Taruna harus mampu melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang siap bersaing dan membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dalam sambutannya menyampaikan Karang Taruna memiliki kekuatan organisasi yang solid sehingga menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan sosial dan kepemudaan di daerah.
“Karang Taruna memiliki struktur yang sangat solid sampai ke tingkat desa. Ini menjadi kekuatan besar yang tidak dimiliki banyak organisasi lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menyongsong perkembangan Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, pemuda harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menjaga solidaritas organisasi, dan menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan sosial di masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing. Pemuda Kaltim harus siap mengambil peran dalam pembangunan daerah dan nasional,” kata Seno Aji.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang OKK Pengurus Nasional Karang Taruna, Ahmad Bahtiar Sebayang menegaskan pentingnya peran Karang Taruna dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah. Ia menyebut Temu Karya harus menjadi tempat lahirnya pemimpin besar masa depan, baik di Kaltim maupun di tingkat nasional.
Kegiatan pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kaltim ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol resmi dimulainya kegiatan.(hms9)