DPRD Kaltim Ikuti Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 129 Kota Balikpapan

Selasa, 10 Februari 2026 21
Pimpinan dan Anggota DPRD Kaltim saat mengikuti upacara dan syukuran Hari Jadi Kota Balikpapan ke 129
BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud bersama Anggota DPRD Kaltim dapil Balikpapan yaitu Abdulloh dan Syahariah Mas’ud mengikuti Upacara Peringatan sekaligus Syukuran Hari Jadi Kota Balikpapan yang ke 129 tahun di Halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026). Walaupun sempat diguyur hujan, upacara yang dipimpin Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud serta diikuti unsur forkopimda Balikpapan, DPRD Balikpapan, jajaran perangkat daerah, dan undangan lainnya tersebut berlangsung dengan khidmat.

Dalam peringatan hari jadi tersebut, Hasanuddin Mas’ud menilai bahwa Kota Balikpapan memiliki banyak kemajuan, selain sebagai penyangga IKN yang merupakan pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur. “Dan di usia yang 129 itu kemajuannya banyak ya, salah satu kotamadya di Kalimantan Timur yang maju dengan jumlah penduduk yang signifikan ya berdiri sendiri. Dan saya salah satu anggota DPRD yang duduk di provinsi dapil Balikpapan. Kita doakan aja ke depan lebih bagus,” ujar Hasanuddin.

Balikpapan sebagai serambi atau pintu gerbang Provinsi Kaltim diharapkan ada pembangunan yang lebih signifikan karena ini merupakan wajah Kaltim. “Jadi kalau bandara pasti bandara utamanya Kota Balikpapan, pelabuhan tentu pelabuhan utamanya Balikpapan karena dia langsung laut, kemudian ini juga tempat refinery terbesar di Indonesia, salah satu terbesar yang baru diresmikan oleh Bapak Presiden dan ini memenuhi ketahanan energi,” ungkapnya.

Namun, ia menyoroti kekurangan yang menjadi PR Kota Balikpapan, seperti ketahanan pangan, dan sebagai penyangga IKN, hal lain terkait dengan kemacetan lalu lintas jalan dan sanitasi atau air bersih yang juga menjadi masalah. Hal senada juga turut disampaikan Abdulloh, ia berharap agar Kota Balikpapan semakin eksis untuk bersama-sama membangun kota Balikpapan sesuai dengan slogannya, Madinatul Iman yang nyaman dihuni.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Kota Balikpapan di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Semua pembangunan dengan anggaran terbatas tidak bisa juga sekaligus jalan 1 tahun 2 tahun dalam satu periode wali kota, tapi kalau kami melihatnya, progres pembangunan berjalan di semua sektor, seperti sosial, budaya, pendidikan, kesehatan berjalan semua. Artinya, step by step pembangunan Kota Balikpapan terus dilakukan,” jelasnya (hms8).

 
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi Mayapada Hospital Nusantara di IKN, Dorong Standar Layanan Kesehatan Internasional
Berita Utama 26 Februari 2026
0
NUSANTARA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Mayapada Hospital Nusantara, Kamis (26/02/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, didampingi Anggota Komisi IV Fadly Imawan dan Hartono Basuki, serta staf dan tenaga ahli Komisi IV. Rombongan diterima oleh Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri beserta jajaran manajemen, bertempat di kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah IKN yang terus berkembang sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi menyampaikan apresiasi atas kehadiran rumah sakit bertaraf internasional di IKN. “Pada hari ini kami dari Komisi IV DPRD Kalimantan Timur berkesempatan untuk mengunjungi Rumah Sakit Mayapada, salah satu rumah sakit yang bertaraf internasional, yang kini hadir di lokasi IKN. Ini menjadi fasilitas kesehatan kelas internasional bukan hanya untuk masyarakat di IKN, tapi juga masyarakat Kalimantan Timur. Oleh karena itu, keberadaan Rumah Sakit Mayapada ini patut kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan fasilitas yang ada di sini bisa digunakan sebaik mungkin untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat di IKN dan masyarakat Kalimantan Timur secara umum,” ujarnya. Ia menambahkan, standar pelayanan yang diterapkan Mayapada diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi rumah sakit lainnya di daerah. “Mudah-mudahan standar pelayanan Mayapada ini yang kita tahu sangat bagus, bisa menjadi cermin dan ukuran bagi rumah sakit-rumah sakit lainnya, terutama rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut telah resmi beroperasi sejak Oktober 2024 dan terus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. “Kami sudah beroperasional di Ibu Kota Nusantara sejak Oktober 2024. Dan kami juga sudah bekerja sama dengan layanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, kemudian Jasa Raharja dan pihak-pihak asuransi lainnya. Harapan kami hadir di IKN ini adalah agar dapat melayani warga yang berada di Kalimantan Timur, agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang berstandar internasional,” jelasnya. Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kaltim berharap terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas layanan kesehatan swasta dalam rangka menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing internasional bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.