Jelang Pilkada Masyarakat Diminta Jaga Kondusifitas

Selasa, 5 November 2024 77
Anggota DPRD Kaltim Salehuddin
SAMARINDA. Jelang pemilihan kepala daerah gubernur, walikota/bupati serentak secara nasional. Tensi politik semakin memanas seiring dengan hasil debat paslon kepala daerah yang diselenggarakan KPU Kaltim.

Anggota DPRD Kaltim Salehuddin berharap agar tim pemenangan dan para pendukung, termasuk simpatisan paslon agar tetap menjaga kondusifitas di daerahnya masing-masing.

"Saya menghimbau agar memberi dukungan dengan saling menjaga keamanan, dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat. Bijak dalam menyebarluaskan informasi, " ucapnya.

Ia menambahkan, sepanjang pelaksanaan Pilkada di Kaltim selalu berjalan baik dengan tetap menjaga kondusifitas. Hal itu tidak terlepas dari peran serta pihak keamanan serta sikap kedewasaan masyarakat.

"Sebab siapapun yang terpilih menjadi pemimpin di daerahnya, merekalah pemimpin yang terbaik dan layak mendapatkan amanat dari rakyat untuk memimpin dan memperjuangkan aspirasi rakyat,"tuturnya.

Pihaknya, meminta agar masyarakat mempercayakan kepada KPU selaku penyelenggara Pilkada dan aparat keamanan guna memastikan pelaksanaan pilkada berjalan jujur, adil, dan damai. (hms4)
TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)