Gali Ilmu Tentang Legislatif, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNMUL dan UWGM Belajar Langsung di Gedung DPRD Kaltim

Rabu, 24 September 2025 73
Ketua DPRD Kaltim Bersama Komisi IV Saat Menerima Kunjungan Mahasiswa, Rabu (24/9/2025).
SAMARINDA – Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi ruang pembelajaran politik dan pemerintahan bagi generasi muda. Pada Rabu (24/9), dua kelompok mahasiswa dari Universitas Mulawarman (HIMIP) dan Universitas Widya Gama Mahakam melaksanakan kunjungan edukatif ke kantor legislatif tersebut dalam rangka mengenal lebih dalam fungsi, tugas, dan wewenang lembaga DPRD.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membuka akses pembelajaran politik bagi mahasiswa.

“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan mahasiswa baru terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan sekaligus memperluas pemahaman mereka tentang peran otoritas publik dalam pembangunan daerah,”terang Hamas sapaan akrab Hasanuddin Mas’ud.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen DPRD Kaltim dalam mendukung pendidikan politik dan membangun kedekatan dengan generasi muda. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, dan tur gedung, yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut yang dinilai sangat produktif dan bermanfaat bagi pengembangan wawasan mahasiswa. “Pertemuan seperti ini kami nilai sangat produktif,” ujar Darlis. “Selain memberikan motivasi, kegiatan ini juga membuka ruang bagi mereka untuk memahami, setidaknya sedikit banyaknya, tugas dan fungsi lembaga DPRD serta suasana kerja yang ada di dalamnya,”tambahnya.

Menurutnya, bahwa pengalaman langsung di lingkungan legislatif dapat memberikan kesan mendalam dan membangun pemahaman yang lebih utuh tentang proses politik dan pemerintahan daerah. “Dengan demikian, mudah-mudahan ke depan pemahaman teman-teman mahasiswa tentang bagaimana kegiatan legislatif itu bisa lebih optimal. Mereka juga bisa lebih memahami bagaimana fungsi dan tugas DPRD dalam menjalankan amanah rakyat,” tuturnya.

Hal senada disampaikan,  Syarkowi V Zahry menekankan pentingnya gedung DPRD sebagai ruang belajar publik yang terbuka bagi generasi muda. “Hari ini adik-adik dari HIMIP Unmul dan Widya Gama Mahakam sudah berkunjung ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur, yang notabene memang adalah kantornya rakyat. Tempat ini bukan hanya ruang kerja, tapi juga laboratorium segala ilmu yang ada di sini,” ujar Syarkowi.

Dalam sesi diskusi, berbagai materi disampaikan, mulai dari proses legislasi, peran wakil rakyat, hingga tantangan pembangunan daerah. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti paparan dan aktif berdialog dengan para anggota dewan.

Anggota Komisi IV, Syarkowi berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang menambah wawasan, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi para mahasiswa untuk terus berkembang. “Kami harapkan bahwa ini akan menjadi motivasi untuk mereka bisa mempersiapkan diri lebih jauh, hingga kelak lulus menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Adapun sejumlah anggota Komisi IV yang diantaranya membidangi pendidikan, llmu pengetahuan dan teknologi, yang hadir pada pertemuan itu, Syahariah Mas’ud dan Damayanti. (adv/hms/ggy).
TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)