Pansus Pokir Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Aspirasi Untuk RKPD 2027

Selasa, 20 Januari 2026 81
Pansus Pokir DPRD Kalimantan Timur ketika menggelar rapat koordinasi pembahasan usulan aspirasi masyarakat
SAMARINDA - Panitia Khusus (Pansus) Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi pembahasan usulan aspirasi masyarakat untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltim Tahun 2027. Pertemuan yang gelar pada Selasa, (20/1/2025), dihadiri Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin, Kabid Anggaran BPKAD Kaltim, Asriwidowati Prodikta, dan Kabag BMS Biro Kesra Kaltim, Muhammad Hamsani. 

Rapat dipimpin Ketua Pansus Pokir, Baba, didampingi Wakil Ketua Pansus Pokir, Andi Satya Adi Saputra, serta sejumlah anggota Pansus, antara lain Baharuddin Demmu, Firnadi Ikhsan, Abdurrahman KA, Sugiyono, Baharuddin Muin, Budianto Bulang, Apansyah, Agus Aras, dan Syarifatul Sya’diah.  

Dalam pemaparannya, Baba menegaskan bahwa Pokir DPRD lahir berdasarkan landasan hukum yang jelas, di antaranya PP Nomor 12 Tahun 2018, Pasal 54 yang mengamanatkan Badan Anggaran DPRD memberikan saran dan pendapat dalam bentuk Pokir, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Pasal 178 yang menegaskan Pokir sebagai hasil reses dan rapat dengar pendapat DPRD yang wajib menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.  

“Pokir merupakan amanah masyarakat Kaltim yang disampaikan melalui kegiatan reses, rapat dengar pendapat, dan sosialisasi. Semua itu menjadi dasar usulan prioritas pembangunan daerah dalam RKPD maupun APBD,” jelas Baba.  

Ia menambahkan, rapat koordinasi ini bertujuan mencari pola yang lebih tepat agar proses penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan lancar hingga siap masuk dalam KUA-PPAS. “Kami berharap DPRD dan Pemprov Kaltim bisa bersinergi. Oleh karena itu, kami meminta agar proses dapat dipermudah guna mengakomodir aspirasi masyarakat,” tegasnya.  

Andi Satya Adi Saputra, menekankan bahwa pihaknya sepakat apabila Pokir DPRD selaras dengan program prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kaltim. Ia juga menyoroti kendala masyarakat dalam melengkapi persyaratan proposal dan RAB karena keterbatasan kapasitas.

“OPD terkait perlu mendampingi dan membimbing masyarakat agar aspirasi mereka dapat diperjuangkan sesuai aturan,” ujarnya.  

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan hasil studi banding Pansus Pokir terkait proses entri usulan. Ia mempersilakan DPRD menyusun kamus usulan secara lengkap, namun tetap menegaskan bahwa aspirasi tahun 2027 harus berpijak pada RPJMD. “Agar kamus usulan nantinya sesuai dengan RPJMD, visi, dan misi Gubernur Kaltim,” terangnya. (hms4)
TULIS KOMENTAR ANDA
Hadiri Konwil XXII GKII Kaltim, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Semangat Melayani
Berita Utama 19 Mei 2026
0
BALIKPAPAN – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Konferensi Wilayah (Konwil) XXII Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah Kalimantan Timur yang digelar di Swiss-BelHotel Balikpapan, Selasa (19/05). Dalam arahannya, Ekti menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi GKII Kaltim yang dinilai tidak hanya berperan sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, selama periode pelayanan 2021–2026, GKII Kaltim telah menghadirkan nilai-nilai kasih, menjaga kohesi sosial, serta membangun karakter masyarakat di tengah keberagaman Kaltim. Dengan mengusung tema Growing Together yang diambil dari Efesus 4:15–16, Ekti menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan pertumbuhan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ia menyebut, tema tersebut menggambarkan model kepemimpinan yang tidak berpusat pada satu figur, melainkan mendorong setiap individu untuk bertumbuh, saling mendukung, dan berkontribusi demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. “Melalui Konwil XXII ini, saya berharap GKII Kaltim dapat melahirkan pribadi-pribadi pelayanan yang memiliki visi kuat, rendah hati, adaptif terhadap perubahan, serta tetap menjaga semangat melayani. Semangat Growing Together jangan hanya menjadi tema konferensi, tetapi harus diwujudkan dalam kebersamaan, pelayanan, dan setiap pengambilan keputusan demi kemajuan Kaltim,” ujar Ekti Imanuel. Menutup sambutannya, Ekti mengajak seluruh peserta Konwil untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kepemimpinan yang berkarakter, dan menghadirkan pengaruh positif bagi masyarakat luas.(hms9)