Dua Legislator Kaltim Hadiri Musda IV Partai Hanura Kaltim

Senin, 27 Oktober 2025 143
Dua Legislator Kaltim saat Hadiri Musda Hanura

SAMARINDA –  Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Hasanuddin Mas’ud dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi menghadiri Penutupan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kaltim yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus DPD Partai Hanura Kaltim, di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, pada Senin (27/10/2025) malam. 

 

Kehadiran kedua legislator Kaltim tersebut, menjadi simbol dukungan legislatif terhadap proses demokrasi dan regenerasi kepemimpinan partai politik di daerah. Dalam sambutannya, Hasanuddin Mas'ud menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda IV dan pelantikan pengurus baru yang diharapkan membawa semangat dan arah baru bagi penguatan demokrasi di Kalimantan Timur.

 

“Kita menyambut baik pelaksanaan Musda ini, karena menjadi ajang konsolidasi dan pembaruan semangat bagi partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Kami berharap Hanura dapat terus menjadi bagian dari kekuatan politik yang konstruktif dan berkomitmen terhadap kemajuan daerah,” ujarnya.

 

Hasanuddin juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara partai politik, legislatif, dan eksekutif dalam menjaga stabilitas daerah serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

 

“Kami di DPRD Kaltim akan terus membuka ruang kerja sama lintas partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, karena pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui sinergi dan kebersamaan,” ujar Hasanuddin Mas'ud pada acara yang turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, serta sejumlah tokoh politik, pengurus partai, dan lainnya.

 

Darlis Pattalongi menyampaikan pentingnya peran partai politik sebagai wadah pembinaan kader dan penyambung aspirasi rakyat.

 

“Partai politik memiliki tanggung jawab besar untuk mencetak kader yang berintegritas, berkomitmen, dan siap bekerja untuk masyarakat. Musda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur dan arah perjuangan Hanura di Kaltim,” tuturnya.Caption :

 

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud dan Sekretariat Komisi IV, Darlis Pattalongi, menghadiri Penutupan Musda IV Partai Hanura Kaltim yang dirangkai dengan pelantikan pengurus DPD Hanura Kaltim. Kehadiran kedua legislator Kaltim tersebut, mencerminkan komitmen DPRD dalam mendukung proses konsolidasi politik dan regenerasi kepemimpinan partai sebagai bagian penting dari penguatan demokrasi daerah.

 

Momentum Musda ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan partai politik dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat. DPRD Kaltim menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan arah politik yang konstruktif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.(adv/hms/ggy)

TULIS KOMENTAR ANDA
Banmus Susun Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2026, Ketua DPRD Kaltim : Ini Adalah Kontrak Kerja Nyata Dengan Rakyat
Berita Utama 24 Desember 2025
0
SAMARINDA. Menyongsong tahun anggaran baru, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalimantan Timur bergerak cepat menyusun peta jalan kegiatan untuk Masa Sidang I (Januari-Februari) Tahun 2026. Rapat yang digelar di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Rabu (24/12), menjadi momentum penguatan fungsi legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengingatkan jajarannya bahwa setiap butir kesepakatan dalam rapat Banmus membawa tanggung jawab besar bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kontrak kerja kita dengan rakyat. Kita harus memastikan biaya terkendali demi pembangunan. Mari jalankan agenda ini dengan semangat pengabdian," ucapnya di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Muhammad Samsun. Hasanuddin menyebut Banmus sebagai jantung dari seluruh aktivitas DPRD. Tanpa perencanaan yang matang dan legal melalui Banmus, seluruh gerak langkah institusi bisa menjadi tidak sah. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan KUA-PPAS menjadi prioritas utama. Langkah strategis ini diambil guna meminimalisir risiko keterlambatan pengesahan APBD di masa mendatang. "Semoga ini menjadi titik awal yang baik dan dibukakan pintu kemudahan dalam setiap upaya kita membangun Kalimantan Timur," pungkasnya.(hms11)