Bahas Renja 2027 Bersama Mitra Kerja, Komisi IV DPRD Kaltim Tekankan Soal Efisiensi Anggaran dan Program Prioritas

Kamis, 16 April 2026 269
Raker Komisi IV DPRD Kaltim Bersama DLH Kaltim Bahas Renja 2027, Kamis (16/4/26).

SAMARINDA – Upaya memastikan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik di Bumi Etam terus diperketat oleh jajaran legislatif. DPRD Provinsi Kalimantan Timur melalui Komisi IV mulai membedah proyeksi program kerja mitra jajaran pemerintah provinsi guna memastikan setiap alokasi anggaran tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan publik.

Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPRD Kaltim bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Prov. Kaltim di Gedung E Lantai 1, Kamis (16/4/26). Rapat yang membahas Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027 ini dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV, Muhammad Darlis Pattalongi, didampingi Ketua Komisi IV, Baba.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV memberikan catatan penting terkait akurasi perencanaan anggaran. Belajar dari pengalaman tahun 2026, Komisi IV meminta agar kesalahan perhitungan pada belanja gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang berlebih tidak lagi terulang di tahun 2027.

"Mengingat keterbatasan anggaran daerah, kami minta DLH fokus pada program yang sifatnya sangat urgent. Tidak boleh ada lagi kelebihan perencanaan belanja rutin yang tidak perlu," ucap Muhammad Darlis Pattalongi saat memimpin rapat yang dihadiri Kepala DLH Kaltim, Joko Istanto bersama jajarannya tersebut.

Tak hanya soal angka, Komisi IV juga menyoroti hal-hal teknis instansi yang menangani isu lingkungan ini. Komisi IV meminta agar DLH lebih aktif melakukan pengawasan dan pembinaan langsung ke titik-titik lokasi (lapangan), bukan sekadar menyelesaikan laporan secara administratif saja.

Menurut jajaran Komisi IV, persoalan lingkungan hidup adalah masalah riil yang membutuhkan penanganan langsung di lokasi kejadian agar solusi yang diambil bisa tepat sasaran.

Sikap tegas juga ditunjukkan DPRD Kaltim kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Komisi IV secara resmi meminta agar dilakukan efisiensi besar-besaran pada belanja rutin yang bersifat seremonial, seperti perjalanan dinas, konsumsi rapat, hingga biaya operasional lainnya.

"Kami ingin biaya-biaya rutin itu diefisiensikan, lalu anggarannya dikembalikan ke OPD yang bersangkutan untuk mendukung kegiatan teknis di lapangan. Dengan begitu, dinas bisa bekerja lebih maksimal dalam menjaga lingkungan Kalimantan Timur," tutupnya.

Rapat kerja ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Kaltim akan terus mengawal proses perencanaan anggaran sejak dini demi memastikan pembangunan tahun 2027 berjalan lebih transparan dan efektif. (hms11)

TULIS KOMENTAR ANDA
Hadiri Konwil XXII GKII Kaltim, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Semangat Melayani
Berita Utama 19 Mei 2026
0
BALIKPAPAN – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Konferensi Wilayah (Konwil) XXII Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah Kalimantan Timur yang digelar di Swiss-BelHotel Balikpapan, Selasa (19/05). Dalam arahannya, Ekti menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi GKII Kaltim yang dinilai tidak hanya berperan sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, selama periode pelayanan 2021–2026, GKII Kaltim telah menghadirkan nilai-nilai kasih, menjaga kohesi sosial, serta membangun karakter masyarakat di tengah keberagaman Kaltim. Dengan mengusung tema Growing Together yang diambil dari Efesus 4:15–16, Ekti menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan pertumbuhan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ia menyebut, tema tersebut menggambarkan model kepemimpinan yang tidak berpusat pada satu figur, melainkan mendorong setiap individu untuk bertumbuh, saling mendukung, dan berkontribusi demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. “Melalui Konwil XXII ini, saya berharap GKII Kaltim dapat melahirkan pribadi-pribadi pelayanan yang memiliki visi kuat, rendah hati, adaptif terhadap perubahan, serta tetap menjaga semangat melayani. Semangat Growing Together jangan hanya menjadi tema konferensi, tetapi harus diwujudkan dalam kebersamaan, pelayanan, dan setiap pengambilan keputusan demi kemajuan Kaltim,” ujar Ekti Imanuel. Menutup sambutannya, Ekti mengajak seluruh peserta Konwil untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kepemimpinan yang berkarakter, dan menghadirkan pengaruh positif bagi masyarakat luas.(hms9)