Pentingnya Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan IDI di Kaltim

Rabu, 10 Desember 2025 28
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim Agus Suwandy, Hadiri Rapat Program Kerja Badan Kesbangpol dan Penguatan Demokrasi di Kalimantan Timur
SAMARINDA. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Agus Suwandy, menghadiri Rapat Tim Pokja Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2025 Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Ruang Rapat Kersik Luwai, Kantor Kesbangpol Kaltim, Rabu (10/12/2025). Pada kesempatan tersebut, Agus Suwandy, menegaskan komitmen DPRD Kaltim dalam mendukung peningkatan kualitas demokrasi daerah melalui kolaborasi lintas sektor.  Ia menegaskan bahwa peningkatan indeks demokrasi tidak hanya bergantung pada kegiatan legislasi atau sosialisasi oleh DPRD, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

Agus mengakui bahwa hubungan kelembagaan antara eksekutif dan legislatif serta keterbukaan informasi publik masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi agar skor IDI terus membaik. “Indeks Demokrasi Indonesia ini kaitannya tidak hanya pada penyelarasan kebijakan oleh DPRD saja. Semua elemen terlibat. Hubungan kelembagaan, keterbukaan informasi publik, hingga kolaborasi lintas sektor memiliki pengaruh besar terhadap skor kita. Walaupun sempat turun, pada 2024 indeks kita kembali naik, dan itu menunjukkan bahwa kerja bersama tetap memberikan hasil positif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keragaman budaya, agama, dan suku di Kaltim yang selama ini mampu terjaga dengan harmonis. Menurutnya, kondisi sosial yang kondusif tersebut merupakan modal besar dalam memperkuat demokrasi di daerah. “Dalam setiap sosialisasi peraturan daerah maupun diskusi penguatan demokrasi, kami selalu menekankan pentingnya wawasan kebangsaan. Kaltim sangat beragam, tetapi masyarakat mampu menjaga harmoni. Ini adalah kekuatan penting yang harus terus kita rawat sebagai dasar penguatan demokrasi,” tambahnya.

Ia berharap forum Pokja IDI dapat melahirkan langkah-langkah konkret agar skor IDI Kalimantan Timur tidak hanya bertahan tetapi juga semakin meningkat. “Kami berharap peran legislatif dapat semakin optimal dalam mendukung peningkatan Indeks Demokrasi Indonesia di Kaltim, sehingga kualitas demokrasi di daerah ini dapat tumbuh lebih baik, terarah, dan berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Kesbangpol Kaltim, Fatimah Waty dalam sambutannya menegaskan bahwa IDI merupakan instrumen nasional penting yang mengukur kualitas demokrasi melalui aspek kebebasan sipil, pemenuhan hak-hak politik, dan kinerja lembaga demokrasi. Bagi Kaltim IDI tidak hanya sekadar angka statistik, melainkan cermin kesehatan demokrasi daerah dan indikator penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung keberhasilan pembangunan di Bumi Etam.

Fatimah juga menjelaskan sejumlah isu strategis yang memengaruhi skor IDI beberapa tahun terakhir, seperti catatan dalam penanganan aksi demonstrasi, dinamika kebebasan berpendapat, serta penggunaan ruang publik yang memerlukan pendekatan persuasif dan koordinasi lintas sektor. "Tingkat partisipasi politik masyarakat baik dalam pemilu, pilkada, maupun forum-forum konsultasi publik dinilai masih perlu ditingkatkan terutama pada kelompok pemilih pemula, perempuan, dan penyandang disabilitas," jelasnya. (hms)
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi Mayapada Hospital Nusantara di IKN, Dorong Standar Layanan Kesehatan Internasional
Berita Utama 26 Februari 2026
0
NUSANTARA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Mayapada Hospital Nusantara, Kamis (26/02/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, didampingi Anggota Komisi IV Fadly Imawan dan Hartono Basuki, serta staf dan tenaga ahli Komisi IV. Rombongan diterima oleh Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri beserta jajaran manajemen, bertempat di kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah IKN yang terus berkembang sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi menyampaikan apresiasi atas kehadiran rumah sakit bertaraf internasional di IKN. “Pada hari ini kami dari Komisi IV DPRD Kalimantan Timur berkesempatan untuk mengunjungi Rumah Sakit Mayapada, salah satu rumah sakit yang bertaraf internasional, yang kini hadir di lokasi IKN. Ini menjadi fasilitas kesehatan kelas internasional bukan hanya untuk masyarakat di IKN, tapi juga masyarakat Kalimantan Timur. Oleh karena itu, keberadaan Rumah Sakit Mayapada ini patut kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan fasilitas yang ada di sini bisa digunakan sebaik mungkin untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat di IKN dan masyarakat Kalimantan Timur secara umum,” ujarnya. Ia menambahkan, standar pelayanan yang diterapkan Mayapada diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi rumah sakit lainnya di daerah. “Mudah-mudahan standar pelayanan Mayapada ini yang kita tahu sangat bagus, bisa menjadi cermin dan ukuran bagi rumah sakit-rumah sakit lainnya, terutama rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut telah resmi beroperasi sejak Oktober 2024 dan terus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. “Kami sudah beroperasional di Ibu Kota Nusantara sejak Oktober 2024. Dan kami juga sudah bekerja sama dengan layanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, kemudian Jasa Raharja dan pihak-pihak asuransi lainnya. Harapan kami hadir di IKN ini adalah agar dapat melayani warga yang berada di Kalimantan Timur, agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang berstandar internasional,” jelasnya. Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kaltim berharap terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas layanan kesehatan swasta dalam rangka menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing internasional bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.