Pansus P4GN-PN Revisi Pasal Ranperda

Senin, 4 April 2022 176
REVISI PASAL : Pansus P4GN-PN saat menggelar rapat dengar pendapat bersama BNNP Kaltim, Kesbangpol Kaltim dan Kanwil Kemenkumham di gedung D lantai 3 kantor DPRD Kaltim, Kamis (31/3) lalu.
SAMARINDA. Panitia Khusus (Pansus) Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) menggelar rapat dengar pendapat bersama BNNP Kaltim, Kesbangpol Kaltim dan Kanwil Kemenkumham terkait revisi draft ranperda tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, Kamis (31/3).

Muhammad Daud dari BNNP Kaltim mengatakan bahwa revisi dari draft ranperda sudah cukup diakomodir oleh Pansus. “Alhamdulillah sudah terakomodir semua, sehingga dengan beberapa kali pertemuan ini jadi semakin baik lag,” ujar Daud.

Senada dengan hal tersebut, Tri Atmaji dari Kesbangpol Kaltim mengatakan setelah membaca sekilas dari draft yang lalu bahwa sudah ada kemajuan. Dari pertemuan sebelumnya ada beberapa hal yang masih multi tafsir, namun sekarang sudah semakin ringkas dan jelas arahnya.

“Terkait dengan kewenangan Kesbangpol mengenai tupoksi maka itu sudah sesuai dengan fasilitasi P4GN,” sebutnya.

Selanjutnya, Siska dari Kanwil Kemenkumham menyatakan untuk meminta waktu dalam hal legal drafting untuk pengharmonisian normanya. “Bukan masalah konten tetapi masalah pasalnya agar bisa terbaca oleh siapa saja. Kemudian hasil dari penormaan yang baru agar tidak terkena feedback kepada pembentuk peraturan juga supaya diperhalus kalimatnya,” terang Siska.

Ketua Pansus P4GN-PN Saefuddin Zuhri selaku pimpinan rapat didampingi anggota Pansus Masykur Sarmian mengatakan bahwa pemabahasan terkait ranperda ini masih memerlukan masukan-masukan dari pihak yang terkait.

Politisi partai Nasdem ini juga menambahkan, pihaknya akan berkonsultasi ke bagian Produk Hukum Daerah (PHD) Kemendagri terkait draft perda tersebut.

“Namanya Perda, kita tentu perlu minta masukkan, karena kaitannya dengan Perda ini agar bagaimana proses hukumnya nanti dapat dilaksanakan dengan baik. Kita juga perlu masukkan agar bagaimana bahasa dari Perda ini sesuai dengan bahasa hukum sebagaimana yang kita inginkan bersama,” tandasnya. (adv/hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Hadiri Pelantikan BPW HIPKA Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi Dorong Optimisme Ekonomi Daerah
Berita Utama 17 Juni 2026
0
SAMARINDA – Di tengah tantangan global yang kerap memicu pesimisme ekonomi, penguatan kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha menjadi kunci penting untuk menggerakkan roda perekonomian di Benua Etam. Semangat kolaboratif inilah yang melandasi kehadiran Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, saat menghadiri pelantikan kepengurusan Badan Pimpinan Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW HIPKA) Kalimantan Timur periode 2025–2030 mewakili pimpinan dewan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ballroom Hotel Claro Pandurata, Samarinda, pada Rabu (17/6/2026). Dalam prosesi tersebut, Salman Farisi resmi dilantik sebagai Ketua BPW HIPKA Kaltim Masa Bakti 2025–2030, didampingi Mappabali sebagai Sekretaris, dan Kevin Kamil sebagai Bendahara, beserta jajaran anggota kepengurusan lainnya. Selain prosesi pelantikan, agenda ini juga dirangkai dengan Dialog Forum Bisnis serta penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan berbagai mitra strategis. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Darlis Pattalongi menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Salman Farisi. Ia berharap kehadiran komando baru HIPKA Kaltim mampu membawa angin segar dan memantik optimisme baru bagi iklim usaha di daerah. "Tentu kita sebagai dari legislatif menyampaikan selamat kepada teman-teman Himpunan Pengusaha KAHMI yang dilantik pada hari ini," ujar Darlis. Ia menambahkan, kehadiran organisasi pengusaha seperti HIPKA sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap bergerak positif. "Mudah-mudahan dengan tumbuhnya asosiasi-asosiasi pengusaha seperti HIPKA ini ikut mendorong agar pertumbuhan ekonomi di Kaltim itu bisa bergerak, sehingga pesimis yang ada di tengah-tengah masyarakat itu bisa di-change menjadi sebuah optimisme," tuturnya. Lebih lanjut, politisi senior ini menekankan bahwa geliat dunia usaha lokal memiliki dampak domino yang besar terhadap penguatan struktur ekonomi daerah. Jika dunia usaha bergerak aktif, kontribusinya akan langsung dirasakan pada peningkatan ekonomi masyarakat secara luas. "Bagaimanapun juga, kalau dunia usaha kita gerakkan dengan baik, insyaallah itu berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi kita, struktur ekonomi kita. Jadi kita berharap dengan hadirnya HIPKA di Kalimantan Timur, sedikit banyaknya bisa tumbuh dan berkembang," pungkas Darlis. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Dialog Forum Bisnis serta penandatanganan MoU dengan sejumlah mitra kerja untuk memperkuat ekosistem bisnis lokal. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Kaltim, tokoh masyarakat, akademisi, serta sejumlah asosiasi pengusaha daerah. (Hms11)