Dukungan Penuh Untuk Pesut Etam, Sejumlah Anggota DPRD Kaltim Hadiri Pertandingan Borneo FC vs Bali United

Minggu, 30 November 2025 117
Anggota DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Fuad Fakhruddin dan Abdul Giaz pada saat hadiri pertandingan sepak bola Borneo FC melawan Bali United di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (30/11/2025).
Mewakili Ketua DPRD Kaltim, Anggota DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman menghadiri pertandingan sepak bola Borneo FC melawan Bali United di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (30/11/2025).

Hadir Anggota DPRD Kaltim lainnya, yakni Fuad Fakhruddin dan Abdul Giaz. 

Para wakil rakyat tersebut memberikan dukungan penuh kepada tim yang berjuluk Pesut Etam sebagai perwakilan Kaltim yang berlaga pada hari itu.

Meski kemenangan tertunda, semangat juang pemain dan dukungan luar biasa dari suporter patut diapresiasi.

Para wakil rakyat memberikan semangat agar Borneo FC terus berprestasi sebagai kebanggaan Kalimantan Timur.
TULIS KOMENTAR ANDA
Komisi III DPRD Kaltim Dorong Prioritas Program Dinas Perhubungan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Berita Utama 16 April 2026
0
SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berjalan serta rencana kerja Tahun 2027, bertempat di Gedung D Lantai III, Kantor DPRD Kaltim pada Kamis, (16/4/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Reza Fachlevi, serta Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Sugiono, dan Jahidin. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Yuslindo, bersama jajaran, termasuk Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Heru Santosa. Fokus pembahasan diarahkan pada pelaksanaan program tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, khususnya pembangunan infrastruktur strategis di sektor kepelabuhanan, terminal, keselamatan lalu lintas, serta penerangan jalan umum. Keterbatasan fiskal menjadi tantangan sehingga program harus dijalankan secara selektif melalui skala prioritas.   Komisi III menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada, termasuk rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta optimalisasi jembatan timbang. Persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian serius untuk menjaga kualitas jalan provinsi.