Pererat Silahturahmi, Ketua DPRD Kaltim Gelar Open House

Senin, 31 Maret 2025 1061
SAMARINDA. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud menggelar Open House dalam rangka merayakan Idul Fitri 1446 H, Senin (31/3).
SAMARINDA. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud menggelar Open House dalam rangka merayakan Idul Fitri 1446 H, Senin (31/3).

Tampak hadir Anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono, Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati US, Asisten I Pemprov Kaltim M Syirajudin, Kadis Perhubungan Kaltim Irhamsyah, Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma, Kepala Bapenda Kaltim Ismiati, Karo Kesra Dasmiah, Kabiro Hukum Suparmi, Kadis ESDM Bambang Arwanto, Kepala RSJD Atma Husada Mahakam Indah Puspitasari, Anggota DPRD Samarinda Fachruddin, Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kaltim Hardiyanto, kalangan akademisi, pengurus partai, serta masyarakat.

Hasanuddin Mas'ud menuturkan Open House dilakukan bertujuan untuk menjalin silaturahmi lintas kalangan. Selain itu, Idul Fitri menjadi momentum saling maaf memaafkan karena selama berinteraksi manusia tidak lepas dari kekurangan.

"Baik secara pribadi maupun sebagai Ketua DPRD Kaltim, saya ucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin" terangnya. (hms4)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)