Nidya Listiyono Hadiri Sarasehan Dies Natalis Unmul

Rabu, 27 September 2023 97
Nidya Listiyono Saat Menghadiri Sarasehan Dies Natalis Universitas Mulawarman
SAMARINDA. Ketua Komisi II DRPD Kaltim Nidya Listiyono menghadiri Sarasehan dalam rangka Dies Natalis Ke-61 tahun Universitas Mulawarman tahun 2023 di GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), Rabu malam (27/09).

Malam sarasehan yang bertemakan “UNMUL Hebat, Terus Melaju untuk Kaltim Berdaulat dan IKN Kuat Menuju Indonesia Emas” ini dirangkai dengan acara pemotongan tumpeng serta  penyerahan penghargaan dan hadiah kepada juara lomba dalam rangka Dies Natalis ke 61 tahun Unmul.

Rektor Unmul Abdunnur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada dosen, pimpinan dekan serta pihak lainnya dan akan terus meningkatkan prestasi dan komitmennya untuk dapat mewujudkan generasi emas. “Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang turut hadir dalam acara tersebut berharap Unmul terus maju dan berkembang mencetak generasi bangsa yang berkualitas menyongsong Ibu Kota Nusantara dan Indonesia Emas 2045.

Acara tersebut dihadiri juga oleh DPRD Kota Samarinda yang diwakili Sani Bin Husain, Presiden PBFC Samarinda Nabil Husein, jajaran Forkopimda serta berbagai pihak yang turut berpartisipasi dan komitmen Unmul dalam dunia pendidikan.(hms9)

 
TULIS KOMENTAR ANDA
PRD Kaltim Tekankan Aspirasi Rakyat dalam Ranwal RKPD 2027
Berita Utama 31 Maret 2026
0
Pimpinan dan Anggota DPRD Kalimantan Timur menghadiri konsultasi publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kaltim Tahun 2027 yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (31/3/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua I Ekti Imanuel, Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis, serta sejumlah anggota DPRD Kaltim di antaranya Yusuf Mustafa, Husin Djufrie, dan Sigit Wibowo. Konsultasi publik dipimpin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, didampingi Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni, Asisten II Ujang Rachmad, dan Kepala Bappeda Kaltim Muhaimin.   Dalam forum tersebut, DPRD Kaltim menegaskan pentingnya Ranwal RKPD 2027 benar-benar mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menekankan agar hasil serap aspirasi, rapat dengar pendapat, dan masukan masyarakat dijadikan dasar perencanaan. Selain itu, Hasanuddin Mas'ud menyoroti tentang kondisi ekonomi di Kaltim yang menurutnya diperlukan kemandirian fiskal. “Transformasi ekonomi pasca tambang dan IKN harus jelas. Kaltim tidak bisa terus bergantung pada batubara dan sawit yang fluktuatif. Pajak air permukaan, pajak alat berat, hingga pajak kendaraan bermotor perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD,” kata Hamas sapaan akrab Hasanuddin Mas'ud.   Hamas juga menyoroti ketahanan infrastruktur daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya dituntut membangun, tetapi juga merawat aset-aset daerah agar tidak menimbulkan bencana. Selain itu, ia meminta agar BUMD tidak menjadi beban APBD, melainkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kaltim.   Isu sosial juga menjadi perhatian DPRD. Hasanuddin menyoroti angka stunting yang masih naik turun di kabupaten/kota serta kondisi sekolah di pedalaman yang tidak layak. Ia menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pemenuhan gizi anak dan pemerataan kualitas pendidikan. DPRD juga menyoroti tingginya kasus narkoba di Kaltim, dengan hampir 80 persen penghuni lapas merupakan korban narkoba. “Kaltim harus memiliki rumah sakit rehabilitasi, karena korban narkoba punya hak untuk direhabilitasi,” tegasnya.   Sementara itu, Anggota DPRD Kaltim Sigit Wibowo menyoroti kondisi jalan nasional di Kaltim, khususnya di Kubar dan Mahulu. Ia meminta agar pemerintah daerah mengkomunikasikan hal ini kepada pemerintah pusat agar mendapat perhatian serius. “Jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat dengan multiplier effect besar. Daerah akan sulit maju jika infrastruktur jalan masih jauh dari ideal,” ujarnya.