Ekti Imanuel Ajak Jemaat Pererat Kebersamaan Dan Solidaritas

Senin, 16 Februari 2026 63
Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel ketika menghadiri ibadah perayaan Natal 2025 dan syukuran tahun baru 2026.
SAMARINDA – Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel menghadiri ibadah perayaan Natal 2025 dan syukuran tahun baru 2026 oleh Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Mazmur, Temindung, Samarinda, Senin (16/2/2026) malam.

Ekti Imanuel dalam sambutannya menyampaikan  apresiasi dan rasa bangga kepada Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem yang terus menjaga iman, adat, budaya, dan persatuan di tengah dinamika pembangunan daerah. “Natal mengingatkan kita akan kasih Allah yang nyata melalui kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru selamat. Kasih itu mempersatukan, menguatkan, dan memulihkan,” ujar Ekti.

Ia mengajak pada semua jemaat agar dengan semangat Natal, untuk senantiasa mempererat kebersamaan, menguatkan solidaritas, dan terus menjadi berkat bagi sesama.

Sebagai bagian dari masyarakat Kaltim, Ekti menyatakan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga harmoni, mendukung pembangunan daerah, serta mewariskan nilai-nilai luhur budaya Dayak Kenyah kepada generasi penerus. “Nilai gotong royong, hormat kepada orang tua, dan kebersamaan dalam komunitas adalah kekuatan yang harus terus kita pelihara,” imbuhnya.

“Memasuki tahun baru 2026, mari kita melangkah dengan optimisme dan semangat baru. Tantangan akan selalu ada, namun dengan persatuan, doa, dan kerja keras, saya yakin kita mampu menghadapi setiap perubahan dan membawa kebaikan bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya. (hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)