DPRD Kaltim Terima LHP Kinerja Dari BPK RI Perwakilan Kaltim

Senin, 23 Februari 2026 19
SERAH TERIMA : Penyerahan LHP Kinerja BPK RI kepada DPRD Kaltim, Senin (23/2/2026)
SAMARINDA – DPRD Kaltim menerima kedatangan rombongan BPK RI Perwakilan Kaltim di Ruang Rapat Pimpinan Gedung D lantai 2 Kantor DPRD Kaltim, Senin (23/2/2026).
Rombongan BPK RI Perwakilan Kaltim yang dipimpin Sumarsana selaku Kepala Bidang Pemeriksaan (Kabidrik) Kaltim I diterima Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.
Pada momen tersebut, dilakukan penandatanganan serah terima LHP kinerja oleh BPK RI Perwakilan Kaltim kepada DPRD Kaltim dalam sektor ketahanan pangan.
Hasanuddin Mas’ud mengataka bahwa dari dokumen LHP tersebut adalah merupakan cerminan bagi pemerintah daerah yang jika ada temuan atau catatan maka sebagai poin untuk saling bersinergi untuk perbaikan dari temuan itu.
“Jika ada rekomendasi, maka itu menurut saya adalah peta atau jalan untuk menjalankan fungsi kita sebagai pengawas,” kata Hasan.
Tampak hadir Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, Ketua Fraksi PKS Firnadi Ikhsan, Ketua BK Subandi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Samsun, Mewakili Ketua Fraksi PKB Jahidin, Ketua Komisi III Abdulloh, Ketua Fraksi Demokrat-PPP Agus Aras dan Ketua Komisi IV Baba serta para kepala bagian. (hms8)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)