BK Dan Banggar DPRD Kaltim Lakukan Studi Komparasi Di DPRD Jatim

Rabu, 14 Januari 2026 47
KUNJUNGAN : BK dan Banggar DPRD Kaltim ketika melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jatim, Rabu (14/1/2026)

SURABAYA - Badan Kehormatan (BK) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jawa Timur (Jatim), Rabu (14/1/2026).
 

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi komparasi tentang tata beracara putusan dan pelaksanaan sanksi pelanggaran kode etik.
 

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua BK DPRD Kaltim, Subandi diterima di ruang Badan Kehormatan DPRD Jatim oleh Sigit Wibowo selaku Ketua Tim Pengawasan Bagian FPP Sekretariat DPRD Jatim.
 

Tampak hadir Anggota BK DPRD Kaltim Salehuddin, sementara dari Banggar DPRD Kaltim hadir Muhammad Samsun, Syarifatul Sya’diah dan Syarkowi V Zahry serta staf.
 

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai hal, khususnya terkait kode etik DPRD yang menjadi domain utama BK serta sistem penganggaran yang menjadi perhatian serius dari Banggar.
 

Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Masing-masing pihak saling berbagi wawasan dan informasi guna memperkuat peran BK dalam menjaga marwah lembaga legislatif di tingkat provinsi.
 

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat peran dan fungsi BK dan Banggar di masing-masing DPRD, sehingga dapat semakin meningkatkan kredibilitas serta kinerja para wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
 

“Kita tahu bersama bahwa kode etik ini menjadi bagian yang menjadi koridor atau payung terhadap aktivitas para anggota dewan, supaya apa yang dilakukan oleh anggota dewan ini menjadi cerminan bagi marwah DPRD, baik di Jawa Timur maupun Kalimantan Timur,” ujar Subandi. (hms8)

TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)