Setwan Gelar Rapat Sinkronisasi Cascading

Senin, 28 Maret 2022 233
Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan didampingi Kepala Bagian Umum dan Keuangan Setwan Hardiyanto, dan sejumlah narasumber pada acara rapat kerja sinkronisasi cascading, Sabtu (26/3) di Balikpapan.

BALIKPAPAN. Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja dalam rangka sinkronisasi cascading dan rencana aksi program dan kegiatan dalam rangka penyusunan perjanjian kinerja aparatur sipil negara (ASN) Tahun 2022 di Balikpapan, Sabtu (26/3).

Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan, dan menghadirkan sejumlah narasumber yang salah satunya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, serta Kepala Bagian Umum dan Keuangan Setwan Hardiyanto sebagai moderator. 

Dalam sambutannya, Muhammad Ramadhan mengatakan update informasi itu penting dalam menunjang kinerja dalam rangka menghindari terjadinya kesalahan yang tidak semestinya. Untuk itu pentingnya penyamaan persepsi dan sinkronisasi mulai dari rencana penyusunan program sampai pelaksanaan teknis di lapangan. 

Ia juga mengingatkan pentingnya untuk selalu melakukan konsultasi apabila ada hal yang dianggap perlu sebab dengan adanya arahan dari berbagai pihak terkait akan menghilangkan keragu-raguan dalam bertindak. "Saya minta kepada seluruh peserta yang hadir agar memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk mendapatkan informasi dari narasumber sekaligus sharing tentang hal-hal yang dianggap perlu,"katanya.

Kepala Sub Bidang Pengendalian, Evaluasi Dan Pelaporan Bappeda Kaltim, Berlin Friniko Sihaloho menyampaikan ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam monitoring dan evaluasi yakni efesiensi, efektivitas, dan dampak. “Efesiensi menyatakan bahwa masukan ke dalam pekerjaan sesuai dengan keluarannya, efektivitas adalah ukuran sejauh mana suatu program pengembangan atau proyek mencapai tujuan khusus yang ditetapkan, dan dampak menyatakan apakah yang kita lakukan menghasilkan perbedaan terhadap masalah yang kita coba kerjakan,” jelasnya.

Melalui monitoring dan evaluasi maka akan mampu meninjau kemajuan mengidentifikasikan masalah-masalah dalam perencanaan dan implementasi, dan melakukan pengaturan sehingga lebih mungkin menciptakan perbedaan. Ia menambahkan pihaknya membuka diri apabila ada persoalan yang perlu didiskusikan tidak hanya dikegiatan ini saja tetapi juga di waktu lain sesuai dengan tupoksinya yakni berkaitan bidang pengendalian, evaluasi dan pelaporan Bappeda. (adv/hms4)

TULIS KOMENTAR ANDA
Hadiri Pelantikan BPW HIPKA Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi Dorong Optimisme Ekonomi Daerah
Berita Utama 17 Juni 2026
0
SAMARINDA – Di tengah tantangan global yang kerap memicu pesimisme ekonomi, penguatan kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha menjadi kunci penting untuk menggerakkan roda perekonomian di Benua Etam. Semangat kolaboratif inilah yang melandasi kehadiran Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, saat menghadiri pelantikan kepengurusan Badan Pimpinan Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW HIPKA) Kalimantan Timur periode 2025–2030 mewakili pimpinan dewan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ballroom Hotel Claro Pandurata, Samarinda, pada Rabu (17/6/2026). Dalam prosesi tersebut, Salman Farisi resmi dilantik sebagai Ketua BPW HIPKA Kaltim Masa Bakti 2025–2030, didampingi Mappabali sebagai Sekretaris, dan Kevin Kamil sebagai Bendahara, beserta jajaran anggota kepengurusan lainnya. Selain prosesi pelantikan, agenda ini juga dirangkai dengan Dialog Forum Bisnis serta penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan berbagai mitra strategis. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Darlis Pattalongi menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Salman Farisi. Ia berharap kehadiran komando baru HIPKA Kaltim mampu membawa angin segar dan memantik optimisme baru bagi iklim usaha di daerah. "Tentu kita sebagai dari legislatif menyampaikan selamat kepada teman-teman Himpunan Pengusaha KAHMI yang dilantik pada hari ini," ujar Darlis. Ia menambahkan, kehadiran organisasi pengusaha seperti HIPKA sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap bergerak positif. "Mudah-mudahan dengan tumbuhnya asosiasi-asosiasi pengusaha seperti HIPKA ini ikut mendorong agar pertumbuhan ekonomi di Kaltim itu bisa bergerak, sehingga pesimis yang ada di tengah-tengah masyarakat itu bisa di-change menjadi sebuah optimisme," tuturnya. Lebih lanjut, politisi senior ini menekankan bahwa geliat dunia usaha lokal memiliki dampak domino yang besar terhadap penguatan struktur ekonomi daerah. Jika dunia usaha bergerak aktif, kontribusinya akan langsung dirasakan pada peningkatan ekonomi masyarakat secara luas. "Bagaimanapun juga, kalau dunia usaha kita gerakkan dengan baik, insyaallah itu berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi kita, struktur ekonomi kita. Jadi kita berharap dengan hadirnya HIPKA di Kalimantan Timur, sedikit banyaknya bisa tumbuh dan berkembang," pungkas Darlis. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Dialog Forum Bisnis serta penandatanganan MoU dengan sejumlah mitra kerja untuk memperkuat ekosistem bisnis lokal. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Kaltim, tokoh masyarakat, akademisi, serta sejumlah asosiasi pengusaha daerah. (Hms11)