Pimpinan dan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Menerima Kunjungan Edukatif SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda

Senin, 2 Februari 2026 22
DPRD Kalimantan Timur menerima Kunjungan Edukatif siswa SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda di Gedung B Kantor DPRD Kaltim
Samarinda — Pimpinan dan Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menerima Kunjungan Edukatif siswa SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda di Gedung B Kantor DPRD Kaltim, Selasa (2/2/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi serta Anggota Komisi IV Sarkowi V. Zahry dan Hartono Basuki. Rombongan terdiri dari 116 siswa dan 11 orang guru pendamping.

Salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada para siswa mengenai fungsi dan peran DPRD sebagai lembaga legislatif.

“Kami ingin memberikan gambaran secara terbuka kepada anak-anak bahwa DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kota, memiliki fungsi yang luar biasa, yakni fungsi anggaran, fungsi pengawasan, dan fungsi legislasi. Secara langsung kami ingin anak-anak mendapatkan gambaran bagaimana fungsi-fungsi tersebut dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud memberikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi DPRD sekaligus memotivasi para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Tentunya yang pertama, terima kasih kepada SMA Islam Bunga Bangsa yang telah berkenan hadir di rumah rakyat. Selamat datang, saya banggakan adik-adik siswa SMA Bunga Bangsa sebagai calon pemimpin masa depan, khususnya untuk Kalimantan Timur,” kata Hasanuddin.

Ia menegaskan bahwa para siswa yang saat ini duduk di bangku SMA merupakan generasi emas yang kelak akan memimpin, setidaknya bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

“Kami menerima adik-adik di DPRD agar mendapat motivasi dan memiliki cita-cita menjadi anggota parlemen. Karena untuk menjadi bermanfaat paling cepat adalah ketika duduk di DPRD, sebab berbagai kebijakan berawal dari sini. Saya meyakini kalimat khoirunnas anfa’uhum linnas, manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.

Hasanuddin juga menyebut bahwa para pelajar merupakan investasi masa depan bangsa di era digital yang harus dibekali pemahaman tentang demokrasi, pemerintahan, serta peran lembaga legislatif sejak dini.

Melalui kunjungan edukatif ini, diharapkan para siswa memperoleh wawasan langsung tentang fungsi DPRD sekaligus menumbuhkan minat dan kesadaran untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi di Kalimantan Timur.
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)