DPRD Kaltim Terima Kunjungan Silaturahmi Wakapolda Kaltim, Siap Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Jumat, 23 Januari 2026 52
Pimpinan dan anggota DPRD Kaltim menerima kunjungan Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han, di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, pada Jum’at (23/01/2026)
SAMARINDA – Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan silaturahmi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Timur, Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han, pada Jum’at (23/01/2026). Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan pejabat baru Wakapolda Kaltim dalam rangka mempererat koordinasi serta memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPRD Kaltim yang hadir menyambut di antaranya Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel dan Yenni Eviliana, Ketua Komisi I Selamat Ari Wibowo, Wakil Ketua Komisi I Agus Suwandy, Ketua Komisi II Sabaruddin Panrecalle, Wakil Ketua Komisi II Sapto Setyo Pramono, Anggota Komisi II Abdul Giaz, Anggota Komisi III Subandi, serta Anggota Komisi IV Sarkowi V Zahry.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolda dan jajaran di Rumah Rakyat, Kantor DPRD Kaltim. Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan daerah, terutama di tengah dinamika pembangunan di Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hasan berharap, pengalaman dan kepemimpinan Wakapolda dapat semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor, sehingga tercipta Kaltim yang aman, damai, dan sejahtera. “Kami berharap kolaborasi antara legislatif dan kepolisian semakin solid untuk mewujudkan Kalimantan Timur yang kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol Jossy Kusumo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat DPRD Kaltim. Ia menyatakan kesiapan untuk terus melayani serta mendukung kebutuhan koordinasi bersama pemerintah daerah dan DPRD.

Kegiatan ditutup dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan sebagai wujud komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama demi kepentingan masyarakat Kaltim.(hms9)
TULIS KOMENTAR ANDA
Tinjau Titik Longsor Jalan Poros Sanga-Sanga – Dondang Komisi III Tegaskan Pembangunan Turap dan Badan Jalan, serta Evaluasi Rekonstruksi Jalan Strategis
Berita Utama 12 Mei 2026
0
Komisi III DPRD Kalimantan Timur yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, didampingi Anggota Komisi III, Sugiyono, dan Sayid Muziburrachman melaksanakan peninjauan titik longsor jalan poros Sanga-Sanga - Dondang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026). Peninjauan ini turut melibatkan Dinas PUPR/PERA Kaltim sebagai mitra teknis untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.   Dalam keterangannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa tahun ini akan dilakukan pembangunan turap dan perbaikan badan jalan di lokasi longsor. Langkah ini dianggap mendesak karena jalur tersebut merupakan akses vital mobilitas warga dan distribusi logistik sehingga penanganan tidak boleh ditunda.    “Kondisi ini mendesak, karena jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.   Peninjauan ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga mengungkap potensi ancaman keselamatan yang selama ini dirasakan masyarakat. Titik longsor di poros Sanga-Sanga – Dondang dinilai sebagai bom waktu yang bisa menelan korban jika tidak segera ditangani.     Politikus Gerindra itu, menekankan bahwa pembangunan turap bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan publik. "Jalan poros ini adalah nadi transportasi Kukar, menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi logistik. Jika akses ini terganggu, dampaknya akan meluas hingga ke sektor ekonomi daerah," tegasnya.     Komisi III juga melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan rekonstruksi jalan Dondang – Samboja segmen 3 dan 4. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut telah rampung pada akhir 2025 sesuai target.    Akhmed Reza Fachlevi menilai penyelesaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur strategis, namun tetap perlu evaluasi kualitas agar hasilnya berkelanjutan.   “Kami ingin memastikan bahwa jalan yang sudah selesai benar-benar sesuai standar teknis, tidak sekadar rampung di atas kertas. Infrastruktur harus tahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Akhmed Reza Fachlevi saat ditemui di lokasi peninjauan. (hms)